Gunung Semeru Erupsi Setinggi 1.000 Meter, Warga Diminta Waspada Potensi Awan Panas

oleh -1436 Dilihat
oleh
(Foto ; Dok/kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Lumajang – Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali erupsi pada Rabu pagi (23/7/2025), menyemburkan kolom abu setinggi 1.000 meter dari puncak kawah Jonggring Saloko. Letusan itu mengarah ke tenggara dan tercatat pada pukul 05.39 WIB oleh Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru di Gunung Sawur.

“Kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu, dengan ketinggian 1.000 meter di atas puncak, atau sekitar 4.676 mdpl,” tulis petugas PPGA Semeru, Liswanto, dalam laporan resminya, Rabu (23/7/2025).

Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Lumajang belum menerima laporan kerusakan maupun korban akibat erupsi tersebut.

“Dampak sementara nihil, belum ada laporan yang masuk,” kata Yudhi Cahyono, Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Lumajang.

Namun, aktivitas vulkanik Semeru tergolong cukup tinggi. Dalam kurun 24 jam sebelumnya, tercatat 37 kali letusan terjadi sepanjang Selasa (22/7/2025). Status gunung api ini masih berada di Level II (Waspada).

Sebagai langkah pencegahan, BPBD dan PVMBG mengimbau warga tidak beraktivitas dalam radius 8 kilometer dari puncak di sektor tenggara, khususnya di sepanjang Besuk Kobokan—sungai yang menjadi jalur utama aliran lava dan awan panas.

Di luar zona utama itu, masyarakat juga diminta menjauh hingga 500 meter dari tepi sungai, karena potensi aliran lahar dan perluasan awan panas bisa menjangkau hingga 13 kilometer dari kawah.

“Waspadai potensi awan panas guguran, guguran lava, dan banjir lahar, terutama saat hujan lebat mengguyur kawasan sekitar Semeru,” ujar Yudhi.

Saat musim hujan seperti saat ini, hujan deras di lereng gunung meningkatkan risiko banjir lahar dingin, yang bisa menyeret material vulkanik sisa letusan ke wilayah permukiman di hilir sungai. (cit)

No More Posts Available.

No more pages to load.