Dispendik Surabaya Ingatkan MPLS Bebas Bullying, Libatkan Guru dan Pengawas Sekolah

oleh -962 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Dinas Pendidikan Kota Surabaya mengingatkan seluruh sekolah untuk memastikan pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) berjalan ramah dan tanpa perundungan. MPLS untuk jenjang SD dan SMP di Surabaya resmi dimulai hari ini, Senin (14/7/2025).

Kepala Dispendik Surabaya, Yusuf Masruh, menegaskan bahwa interaksi antara siswa baru dan kakak kelas selama MPLS harus membangun semangat dan rasa nyaman, bukan malah menimbulkan tekanan.

“Kakak kelas harus jadi pembimbing, bukan pelaku perundungan. Tugas mereka menjelaskan hal-hal baru seperti jumlah mata pelajaran, sistem pergantian guru, atau kegiatan ekstrakurikuler, bukan membuat adik kelas merasa takut,” ujarnya.

Yusuf juga mengingatkan bahwa seluruh aktivitas MPLS harus tetap berada dalam pengawasan guru. Meski peran kakak kelas dilibatkan sebagai mentor, mereka tidak boleh dibiarkan tanpa kendali pendidik.

“Monitoring tetap menjadi tanggung jawab guru. Jangan sampai siswa senior dilepas begitu saja,” tegasnya.

Untuk memastikan pelaksanaan MPLS berjalan sesuai aturan, Dispendik Surabaya mengerahkan jajaran pengawas ke seluruh wilayah sekolah di Kota Pahlawan.

“Seluruh pengawas kami libatkan untuk memantau langsung di lapangan. Ini penting agar kegiatan berjalan sesuai prinsip ramah anak,” kata Yusuf.

Dengan pengawasan menyeluruh dan pendekatan edukatif, Dispendik berharap MPLS dapat menjadi pengalaman menyenangkan sekaligus informatif bagi siswa baru, serta memperkuat budaya sekolah yang inklusif dan bebas kekerasan. (cit)

Baca Juga :  Kinerja Ekspor Non Migas di Jatim Maret 2023 Alami Penurunan 21 Persen

No More Posts Available.

No more pages to load.