Polresta Sidoarjo Ajak Pesantren Dukung Ketahanan Pangan Lewat Penanaman Jagung

oleh -799 Dilihat

KILASJATIM.COM, Sidoarjo – Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo terus mendorong keterlibatan aktif pondok pesantren dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan penanaman jagung di lingkungan Pondok Pesantren Al Amanah, Desa Junwangi, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo, Sabtu (12/7/2025).

Kegiatan ini menjadi bagian dari sinergi antara Polri, dunia pendidikan, dan pesantren untuk membangun kemandirian pangan dari tingkat komunitas.

Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Christian Tobing, menjelaskan bahwa inisiatif ini diharapkan menjadi model yang bisa ditiru oleh pesantren lain di wilayah Sidoarjo maupun daerah lain.

“Penanaman jagung ini kami harapkan bisa menjadi contoh dan penyemangat bagi pesantren lain untuk terlibat langsung dalam program ketahanan pangan. Ini merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan ketersediaan pangan ke depan,” ujar Kombes Tobing.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa peran Polri dalam program ini tidak sebatas seremoni. Polresta Sidoarjo bersama Fakultas Ketahanan Pangan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) siap mendampingi pesantren secara teknis dalam budidaya tanaman pangan.

“Polri hadir sebagai penggerak program ketahanan pangan. Kami bekerja sama dengan akademisi dari Fakultas Ketahanan Pangan Unesa untuk memberikan pendampingan yang berkelanjutan,” tambahnya.

Kegiatan penanaman ini turut dihadiri oleh para santri, pengasuh pondok pesantren, dan perwakilan akademisi. Kehadiran berbagai pihak ini menjadi wujud nyata kolaborasi lintas sektor dalam membangun ketahanan pangan berbasis komunitas.

Program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang dalam menghadapi tantangan ketersediaan pangan nasional, sekaligus memberdayakan pesantren sebagai pusat pendidikan dan pemberdayaan ekonomi umat.(TAM)

Baca Juga :  Syngenta Luncurkan Benih Padi Hibrida Ningrat NK2133 Tingkatkan Produktivitas Petani

No More Posts Available.

No more pages to load.