KILASJATIM.COM, Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melakukan terobosan baru dalam Masa Pengenalan Lingkungan Satuan Pendidikan (MPLS) tahun 2025. Tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, MPLS tahun ini akan fokus membekali siswa baru dengan materi tentang bahaya narkoba dan judi online (judol).
Dalam acara Peluncuran MPLS Ramah bersama Penerima Beasiswa ADEM di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Jumat (11/7/2025), Mu’ti (jabatan tidak disebutkan, namun konteks menunjukkan petinggi Kemendikdasmen) menjelaskan inovasi ini. “Ada yang baru yang coba kami tanamkan adalah kesadaran untuk menghindarkan diri dari narkoba, menghindarkan diri dari judi online. Kemudian, menghindarkan diri dari berbagai macam bentuk kekerasan, bullying, dan seterusnya,” kata Mu’ti.
Menurutnya, MPLS harus lebih dari sekadar pengenalan fisik sekolah. Lebih jauh, MPLS harus menanamkan nilai-nilai baik dan bijak sejak dini, yang berkaitan dengan semangat menuntut ilmu, menjalin persahabatan, serta kebiasaan hidup sehat.
Sebagai bagian dari inisiatif ini, Kemendikdasmen juga meluncurkan lagu berjudul “Hari Baru Harapan Baru”. “Karena itu dalam MPLS Ramah ini kita juga meluncurkan lagu judulnya ‘Hari Baru Harapan Baru’ dan mereka masuk sekolah hari baru. InsyaAllah juga lagunya enak untuk dinyanyikan,” ujarnya.
Langkah ini menunjukkan komitmen Kemendikdasmen untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan kondusif, sekaligus membentengi generasi muda dari ancaman-ancaman modern yang semakin merajalela.(den)




