KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Tim SAR Gabungan berhasil menemukan tiga korban meninggal dunia dalam insiden kecelakaan KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali. Informasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi, pada Senin (7/7/2025).
Dudy menjelaskan bahwa ketiga jenazah korban saat ini sedang dalam proses identifikasi oleh tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri. Berdasarkan investigasi awal tim gabungan, area pencarian korban terus diperluas hingga 10 mil dari area perkiraan tenggelamnya kapal.
“Sejauh ini seluruh tim gabungan, baik dari Basarnas, TNI/Polri, Syahbandar, KPLP, ASDP, dan unsur terkait lainnya bekerja maksimal melakukan pencarian korban. Harapannya dengan area yang diperluas, korban yang ditemukan juga semakin banyak,” ujar Dudy Purwagandhi.
Berdasarkan laporan dari Basarnas, tim SAR juga akan melakukan deteksi bawah air dengan menurunkan ROV (Remotely Operated Vehicle). Penggunaan ROV dinilai lebih efektif dalam pencarian bangkai kapal, meskipun tim tetap harus mempertimbangkan kondisi arus dan kedalaman laut di Selat Bali.
Menteri Perhubungan juga mengingatkan para petugas untuk selalu mengutamakan keselamatan diri. “Mengingat sudah beberapa hari pencarian, kemungkinan akan lebih sulit menemukan korban. Sehingga saya sampaikan kepada para petugas untuk selalu berhati-hati, utamakan keselamatan diri dan perhatikan kondisi cuaca serta arus laut,” tutup Dudy.(ara)



