Program Pengembangan Ekonomi UMK Disabilitas  Cara PLN JBM Angkat Potensi Kaum Rentan di Madiun

oleh -711 Dilihat

PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) di Kecamatan Taman, Kota Madiun menyasar penyandang  disabilitas dengan pelatihan dan workshop. (Ist/dok)

KILASJATIM.COM, Madiun – PLN Unit Induk Transmisi Jawa Bagian Timur dan Bali (UIT JBM) mendukung dan memgangkat pitensi kaum rentan dengan memberika. Oelatihan dan workshop.  kepedulian dan dukungan tersebut diberikan terhadap masyarakat yang berdomisili di sekitar aset transmisi. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) dan Himpunan UMKM Disabilitas Kreatif dan Tangguh (HUBITITA) yang berada di Kecamatan Taman, Kota Madiun.

Bertempat di Joglo Omahan Kecamatan Taman, Kota Madiun selama dua hari, yakni pada 11 dan 12 Juni 2025. Lebih dari 70 orang peserta yang terlibat terdiri dari para penyandang disabilitas, antara lain tuna rungu, tuna daksa, tuna wicara dan penyintas cerebral palsy beserta para pendamping. Hadir pula Wiwik Nurhidayanti selaku Kabid KUKM Disnaker Kota Madiun yang memberikan apresiasi positif atas kegiatan ini.

General Manager (GM) UIT JBM Handy Wihartady menyampaikan bahwa Program TJSL ini menjadi salah satu bukti nyata kepedulian PLN UIT JBM terhadap pengembangan kaum rentan disabilitas. Dengan pelatihan dan sarana yang tepat akan memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk mampu membuktikan diri dan turut serta memajukan ekonomi bagi masyarakat sekitar.

“PLN UIT JBM berkomitmen untuk selalu menjadi mitra bagi masyarakat dalam menggerakkan roda perekonomian. Kami memberikan perhatian khusus bagi penyandang disabilitas agar mereka dapat berkontribusi melalui karya-karya kreatif yang bernilai ekonomi, agar mereka tetap produktif dan memiliki semangat untuk beraktivitas”, terang Handy.

Baca Juga :  Meriahnya Perayaan Imlek 2024 di Kota Madiun, Dari Bazar Murah Hingga Pawai Barongsai

Dalam kegiatan tersebut, para peserta diberikan pelatihan tentang pembuatan kue kering serta telur asin dengan berbagai varian rasa. Tidak hanya itu, peserta juga diberikan keterampilan tentang Strategi promosi produk melalui media sosial dan Marketplace, dengan harapan produk mereka akan lebih cepat dikenal oleh masyarakat luas. Selain mendapatkan pelatihan, diakhir acara, seluruh peserta juga akan mendapatkan bantuan berupa alat produksi dan bahan pokok dasar sebagai modal awal produksi.

“Diharapkan dengan bantuan yang diberikan, para penyandang disabilitas dapat memiliki kesempatan yang sama dan lebih luas untuk menjadi bagian dari pelaku umkm. Selain itu, dengan hadirnya bantuan TJSL PLN UIT JBM di tengah-tengah masyarakat, menjadi bukti nyata PLN hadir dalam segala aspek kehidupan para pelanggannya” pungkas Handy.

Dukungan dari PLN diharapkan dapat semakin memajukan usaha kecil dan menengah yang dikelola oleh penyandang disabilitas, memberikan peluang lebih besar untuk berkembang dan berkontribusi positif bagi masyarakat. Dengan kolaborasi yang kuat, diharapkan UMKM disabilitas dapat menjadi pilar penting dalam perekonomian lokal. (nov)

No More Posts Available.

No more pages to load.