KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bondowoso menggelar Rapat Koordinasi Isu Strategis dan Rencana Pembangunan Infrastruktur Kabupaten Bondowoso. untuk mengidentifikasi isu-isu prioritas dan menyusun rencana aksi yang efektif dalam upaya percepatan pembangunan infrastruktur daerah, di Peringgitan Pendopo Raden Bagus Assra, rabu,(18/6/2025).
Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Anggota Komisi V DPR RI Dr. H. Ali Mufthi S.Ag., M.Si., Bupati Bondowoso H. Abdul Hamid Wahid M.Ag., Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Safi’i S.E., Sekretaris Daerah Kabupaten Situbondo, Staf Ahli Bupati, Asisten Sekretaris Daerah, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Bondowoso.
“Fokus utama pembangunan infrastruktur adalah peningkatan konektivitas antar wilayah, baik melalui pembangunan jalan, jembatan, maupun transportasi publik,” kata Bupati Bondowoso.
Pihaknya juga menyoroti pentingnya pembangunan infrastruktur yang mendukung pengembangan kawasan strategis seperti kawasan industri, kawasan perbatasan, dan kawasan pariwisata.
“Kami juga menyoroti pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur untuk mengatasi krisis air, seperti normalisasi waduk dan pembangunan pintu air, juga menjadi prioritas Pemerintah Kabupaten Bondowoso,” terangnya.
Senada dengan Bupati, Anggota Komisi V DPR RI Ali Muhthi menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, termasuk pengelolaan sampah dan sanitasi yang efektif.
“Rapat koordinasi ini krusial untuk memastikan bahwa pembangunan infrastruktur dilakukan secara terencana, terpadu, dan berkelanjutan. Dengan demikian, kami berharap dapat memberikan dampak positif yang signifikan bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Bondowoso,” katanya
Rapat koordinasi ini diharapkan menghasilkan rumusan strategi dan langkah konkret untuk mewujudkan pembangunan infrastruktur yang merata dan berkualitas di Kabupaten Bondowoso, demi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.
Ali Mufti, anggota DPR RI Komisi V, Anggota Banggar DPR RI, alumni Tebuireng dan juga Ketua Golkar Jatim juga menyatakan, dalam pertemuan itu, ada beberapa infrastruktur yang dibahas untuk membangun Bondowoso.
“Di antaranya, infrastruktur jalan dan jembatan, RTH (alun-alun), Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), penyediaan air bersih, Penerangan Jalan Umum, Saluran Irigasi serta upaya mendukung infrastruktur pertanian dan pariwisata,” ungkapnya.
Keseriusan Ali Mufti yang juga anggota Badan Anggaran DPR RI untuk membawa aspirasi Bondowoso ke tingkat pusat terbukti dengan keikutsertaan UPT Dirjen Kementrian PUPR.
“Kami bersama 3 Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa– Bali, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Brantas, Kepala Balai Prasarana Permukiman
Wilayah Jawa Timur dan Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (BP3KP) Jawa IV Provinsi Jatim,” tadasnya. (wan)




