KILASJATIM.COM, Surabaya – Tiga dari lima jamaah haji asal Tulungagung yang tergabung dalam kloter 2 yang sempat tertunda kepulangannya ke tanah air karena kesehatan dan administrasi, dipastikan sudah bisa pulang ke tanah air Jumat (12/6) malam.
Kepulangan ketiganya diberangkatkan bersama jamaah haji kloter 6. Tertundanya kepulangan jamaah haji diungkapkan oleh Akhmad Mukhsin Plh Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Tulungagung.
“Dua orang haji masih dirawat di Arab Saudi karena sakit. Sedangkan tiga lainnya tertunda karena mendampingi jamaah yang sakit dan menjalankan tugas sebagai ketua serta pembimbing kloter,” kata Mukhsin dalam keterangan tertukisnya, Sabtu (13/6/2025).
Ketiga haji yang pulang bersama kloter 6 adalah H Yoko selaku Ketua Kloter 2, H Komari selaku pembimbing ibadah, dan keluarga dari H Ngadin, jamaah yang saat ini masih menjalani perawatan medis di Makkah.
Pihak keluarga sebelumnya memilih tetap tinggal untuk mendampingi, namun akhirnya bersedia pulang.
“Ketiganya bergabung dengan Kloter 6 dan sudah tiba di Surabaya saat Magrib kemarin. Saat ini mereka menjalani pemeriksaan administrasi di Asrama Haji sebelum dipulangkan ke Tulungagung,” ujarnya.
Mukhsin, telah berkoordinasi dengan Bagian Kesra Setda untuk proses penjemputan jamaah di Surabaya. Kesra Tulungagung memastikan kendaraan dan tim penjemput siap diberangkatkan.
Sementara itu, dua haji yang masih dirawat di Arab Saudi terus dipantau kondisinya oleh tim kesehatan haji Indonesia.
Mukhsin menyebut, belum ada informasi resmi mengenai diagnosis atau jadwal kepulangan dua haji tersebut.
“Kami mohon doa masyarakat agar jamaah yang sakit segera diberikan kesembuhan dan bisa pulang ke kampung halaman,” tutup Mukhsin. (cit)




