Panglima TNI Hadiri Upacara Pelepasan Jenazah 4 Prajurit Gugur di Garut

oleh -892 Dilihat

KILASJATIM.COM, Garut – Panglima TNI,  Jenderal TNI Agus Subiyanto menghadiri upacara militer pelepasan jenazah empat prajurit TNI Angkatan Darat (AD) yang gugur dalam insiden ledakan saat pemusnahan amunisi tak layak pakai di Cibalong, Kabupaten Garut, Senin (12/5/2025). Upacara pelepasan jenazah digelar di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) III, Jalan Raya Pulo Gebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Selasa (13/5/2025).   

Prosesi upacara militer yang penuh khidmat ini dipimpin oleh Kepala Pusat Peralatan Angkatan Darat (Kapuspalad) Mayjen TNI R.D. Epi Setiadi, dan dihadiri oleh keluarga besar TNI AD serta para kerabat almarhum. Kehadiran Panglima TNI menjadi bentuk penghormatan tertinggi, sekaligus ungkapan empati dan kepedulian atas pengorbanan para prajurit dalam menjalankan tugas negara.  

Keempat prajurit yang gugur dalam tugas mulia tersebut adalah Kolonel Cpl Antonius Hermawan (diberangkatkan ke Sleman, Yogyakarta), Mayor Cpl Anda Rohanda (diberangkatkan ke Cileunyi, Kabupaten Bandung), Kopda Eri Dwi Priambodo (diberangkatkan ke Temanggung, Jawa Tengah), dan Pratu Afrio Setiawan (diberangkatkan ke Kabupaten Bolaang Mongondow, Sulawesi Utara).

Musibah ledakan tragis tersebut terjadi pada Senin, 12 Mei 2025 sekitar pukul 09.30 WIB di lokasi pemusnahan amunisi milik Gupusmu III Puspalad, Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Insiden tersebut mengakibatkan 13 korban meninggal dunia, terdiri dari 4 personel TNI AD dan 9 warga sipil yang berada di sekitar lokasi.  

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI Mayjen TNI Kristomei Sianturi dalam keterangan resminya menyampaikan bahwa TNI sangat berduka dan menyampaikan bela sungkawa yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI dan warga sipil.

“Kami turut berduka cita atas gugurnya prajurit terbaik TNI, serta warga sipil yang ikut menjadi korban. TNI memastikan bahwa seluruh hak Prajurit TNI yang menjadi korban akan diberikan sesuai ketentuan yang berlaku, seperti santunan kematian khusus, pensiun, dan beasiswa bagi anak korban,” ujar Kapuspen TNI.

Baca Juga :  Ngawi Dorong Kopi Lokal Jadi Daya Tarik Wisata Lewat Pelatihan Digital Marketing

Panglima TNI juga memberikan tali asih kepada keluarga prajurit TNI dan warga sipil yang diwakili oleh Pangdam III/Siliwangi.

Kapuspen TNI menambahkan bahwa TNI telah mengamankan lokasi kejadian dan melakukan sterilisasi untuk menjamin keselamatan masyarakat. Proses investigasi sedang dilakukan oleh tim dari Puspalad bersama pihak terkait untuk memastikan penyebab pasti insiden.

Lokasi pemusnahan amunisi tersebut merupakan lahan milik Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Barat, yang secara rutin digunakan untuk kegiatan serupa sesuai prosedur keamanan yang berlaku.

TNI berkomitmen untuk mengusut tuntas peristiwa ini secara transparan dan akan memperketat pengawasan kegiatan pemusnahan amunisi agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (den)

No More Posts Available.

No more pages to load.