Gunung Semeru Kembali Erupsi, Warga Diminta Waspada

oleh -1358 Dilihat
Gunung Semeru yang berada di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Malang, Provinsi Jawa Timur, kembali erupsi pada Selasa (29/4/2025) malam (Foto: Magma ESDM)

KILASJATIM.COM, Lumajang – Gunung Semeru, yang terletak di perbatasan Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Jawa Timur, kembali mengalami erupsi pada Selasa (29/4/2025) malam pukul 23.54 WIB. Meski demikian, tinggi kolom erupsi belum dapat teramati secara visual.

“Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 108 detik,” ungkap Petugas Pengamatan Gunung Semeru, Ghufron Alwi, seperti dikutip dari laman resmi Magma ESDM.

Sebelumnya, erupsi juga tercatat terjadi pada hari yang sama pukul 23.05 WIB dan 21.10 WIB. Rangkaian aktivitas vulkanik ini membuat pihak berwenang kembali mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan.

Warga diminta untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara Gunung Semeru, khususnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan, sejauh 8 kilometer dari puncak. Di luar jarak tersebut, masyarakat juga diminta tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari sempadan sungai karena adanya potensi perluasan awan panas dan aliran lahar yang bisa mencapai hingga 13 kilometer dari pusat erupsi.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk tidak mendekati area dalam radius 3 kilometer dari kawah Gunung Semeru, guna menghindari bahaya lontaran batu pijar yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Potensi awan panas, guguran lava, serta aliran lahar juga harus diwaspadai, terutama di sepanjang aliran sungai dan lembah yang berhulu di puncak gunung, seperti Besuk Kobokan, Besuk Bang, Besuk Kembar, dan Besuk Sat. Sungai-sungai kecil yang merupakan anak sungai dari Besuk Kobokan juga berpotensi terdampak aktivitas vulkanik.

Pemerintah dan pihak terkait terus memantau perkembangan aktivitas Gunung Semeru dan mengimbau masyarakat untuk selalu mengikuti arahan dari otoritas kebencanaan setempat.(den)

No More Posts Available.

No more pages to load.