KILASJATIM.COM, Surabaya – Tak kunjung usai. Itulah kata yang tepat diperuntukan Jan Hwa Diana pemilik CV Sentosa Seal. Persoalan hukum dengan kasus dugaan penyanderaan ijazah karyawan, kini haru siap-siap terkena sanksi administrasi dari Pemkot jika terbukti tidak memiliki Tanda Daftar Gudang (TDG).
“Setelah kita lakukan pengecekan dari dinas terkait, kami temukan jika CV Sentosa Seal tidak memiliki TDG yang seharusnya wajib dimilik sesuai dengan regulasi Kemnterian Perdagangan,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinkominfo Kota Surabaya, M. Fikser saat dikonfirmasi, Senin (21/4/2025).
Fikser mengaku akan segera melakukan koordinasi dengan kementerian perdagangan terkait masalah ini sebelum memberikan sanksi kepada perusahaan milik Diana sapaan akrab Jan Hwa Diana.
“Untuk memastikan seperti apa mekanisme serta siapa yang berhak memberi sanski yakni penutupan gudang kita akan konsultasi ke kementerian,” ungkap Fikser.
Pria kelahiran Serui, Papua ini juga mengungkapkan hasil penelusuran pihaknya terhadap izin yang dimiliki CV Sentosa Seal yang ada di kawasan pergudangan Margomulyo.
“Dari hasil pendataan, perusahaan itu tercatat hanya memiliki Surat Keterangan Rencana Kota (SKRK) tahun 2012 dan IMB tahun 2013. Sementara Nomor Induk Berusaha (NIB) dan TDG tidak ditemukan dalam sistem OSS. Padahal, menurut Permendag No. 90/M-DAG/PER/12/2014, setiap pemilik gudang wajib memiliki TDG yang harus diperbarui setiap lima tahun sekali,” ungkap Fikser yang juga menjabat Kepala Satpol PP Kota Surabaya ini.
Perlu diketahui, nama Jan Hwa Diana pertama muncul dan ramai dibicarakan di media sosial maupun media pemberitaan karena menganggap Wakil Wali Kota Armuji sebagai penipu saat berusaha melakukan komunikasi dengan dirinya saat berusaha memediasi kasus penyanderaan ijazah mantan karyawannya.
Justru Jan Hwa Diana melaporkan Armuji ke Polda Jatim karena dianggap mencemarkan nama baik dirinya meski ujungnya meminta maaf atas perbuatannya serta mencabut laporannya atas Wawali.
Tak berhenti disitu, Diana juga dianggap Wakil Menteri Tenaga Kerja (Wamenaker) Imanuel Ebenezer terlalu berbelit saat memberikan keterangan ketika ditanya soal penahanan ijazah karyawannya. Bahkan membuat Wamenaker dibuat emosi saat melakukan sidak ke gudangnya dan melakukan pembibacaraan dengan Diana.
Satu lagi, Diana juga harus menghadapi laporan kepolisian yang dibuat 31 mantan karyawannya yang meminta supaya pemilik CV Sentosa Seal menyerahkan ijazah yang ditahannya. (cit)









