Ketua Komisi A DPRD Surabaya: SDM adalah Aset Terbesar Pemkot Surabaya

oleh -2061 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya – Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widiyatmoko, menegaskan bahwa aset paling berharga yang dimiliki Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bukan hanya berupa bangunan atau materi, melainkan Sumber Daya Manusia (SDM). Yona, sapaan akrab Yona Bagus Widiyatmoko, menyampaikan pandangannya ini saat berbincang dengan sejumlah awak media di ruang kerjanya, Senin (4/11/2024).

Menurut Yona, upaya untuk memperbaiki setiap lini pelayanan di Kota Surabaya harus dimulai dengan peningkatan kualitas SDM. “Perubahan harus dimulai dari SDM, yang sebelumnya masih ‘Left Mental Attitude’ harus diarahkan menjadi ‘Right Mental Attitude’,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa perubahan ini bertujuan agar SDM yang sebelumnya hanya bekerja sekadar menggugurkan kewajiban, tanpa mempertimbangkan dampak dari pekerjaannya, menjadi lebih bertanggung jawab.

Yona bahkan menegaskan, jika ada SDM yang sulit diperbaiki atau tidak mau berubah, maka lebih baik mereka diganti. “Lebih baik kita mengganti SDM yang sulit diperbaiki daripada nantinya menjadi ‘virus’ bagi yang lain. Kebiasaan yang tidak baik dan sudah menjadi budaya akan sulit diperbaiki,” tambahnya.

Yona juga mengingatkan pentingnya untuk saling menghargai di lingkungan kerja. “Kita sama-sama belajar untuk ‘memanusiakan manusia’ yang dimulai dari lingkup kita sendiri, yaitu di gedung kantor ini. Kita wajib menghargai siapa pun yang berada di sini dan datang dengan berbagai tujuan, karena ini adalah gedung milik rakyat,” jelasnya.

Dalam rapat kerja dengan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Pemkot Surabaya serta Sekretariat Dewan (Sekwan) DPRD Surabaya, Yona menyampaikan usulan terkait peningkatan SDM di gedung dewan. “Jika ada staf di sini (Sekwan DPRD Surabaya) yang masih memiliki budaya ‘Left Mental Attitude’ dan sulit berubah, maka perlu diganti. Namun, kami masih memberikan kesempatan terakhir bagi mereka untuk berubah,” katanya.

Baca Juga :  Rumah Zakat Implementasikan Program Wakaf Produktif, Gelar Panen Raya di Kawasan Wakaf Lumbung Pangan Madiun

Sebagai politisi muda dari Partai Gerindra dengan latar belakang pengusaha, Yona menegaskan bahwa tugas DPRD dan para pegawai di gedung DPRD adalah melayani rakyat dan menyampaikan aspirasi masyarakat. “Kami tidak akan memandang latar belakang siapa pun yang datang. Selama mereka adalah warga Surabaya, kami wajib memberikan layanan terbaik, sejak masuk gedung hingga berada di ruangan ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Yona mengungkapkan rencananya untuk menciptakan ruang tunggu setara ‘Lounge’ bagi warga yang ingin menyampaikan permasalahan atau keperluan mereka. “Saya sudah sampaikan ide ini kepada pimpinan, semoga bisa dipertimbangkan untuk direalisasikan,” pungkasnya. (har)

No More Posts Available.

No more pages to load.