10 Orang yang Digerebek saat Pesta Narkoba di Twin Tower Hotel Surabaya Kini Direhab

oleh -167 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – 10 orang yang diamankan Tim Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya di Twin Tower Hotel Surabaya beberapa waktu lalu karena terbukti pesta narkoba jenis ineks kini direhabilitasi.

“Dilakukan rehabilitasi, karena masuk dalam kategori sedang. Rehab sekitar 3-6 bulan,” kata Kasi Humas BNN Kota Surabaya, Dr Singgih Widi Pratomo, Selasa (19/9/2023).

Singgih menyebut, 10 orang pengguna itu terdiri dari tujuh laki-laki berinisial MN, A, D, AH, Z, AD dan MAA. Sementara yang perempuan berinisial IS, SW dan AN.

“Untuk yang direhab di RSJ Menur ada 3 perempuan dan 1 laki-laki. Lainnya direhab di LRKM Rumah Kita Surabaya dan di LRKM Orbit,” sebutnya.

Singgih mangatakan, soal hasil penyidikan dan pendalaman, para penyalahguna narkoba yang diamankan ini mendapatkan barang terlarang tersebut dari seorang pengedar seharga Rp4,2 juta.

“Jadi pesan, kemudian diantar oleh seorang kurir ke hotel tersebut. Jadi bukan ranjau, tapi langsung diantar,” jelasnya.

Singgih menegaskan bahwa saat ini Tim BNNK tengah mengembangkan kasus tersebut. Termasuk memburu sang penyuplai.

“Akan terus kami dalami dan kembangkan ke jaringan di atasnya. Mudah-mudahan bisa segera kami amankan,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Surabaya menggerebek pesta narkoba di Twin Tower Hotel & Residence, Jalan Kalisari I No.1, Kapasari, Genteng, Surabaya, Rabu (13/9/2023).

Dari penggerebekan itu, tim mengamankan 10 orang positif methamphetamine dan amphetamine, yang semuanya merupakan tamu hotel.

“Semua tamu hotel. Ada 10 orang. 7 laki-laki dan 3 perempuan,” sebutnya saat dikonfirmasi.

Singgih menjelaskan, penggerebekan sendiri dilakukan setelah adanya informasi bahwa di Twin Tower Hotel sedang ada pesta narkoba. Dari informasi itulah, Tim BNNK dan Satpol PP langsung ke lokasi.

“Kami langsung lakukan pemeriksaan. Yang kami gerebek ada di Tower B lantai 9. Di situ ada 10 orang tamu hotel. Kemudian kami lakukan tes urine dan semuanya positif methamphetamine dan amphetamine. Dugaan kami mereka baru saja makai,” jelasnya. yen

No More Posts Available.

No more pages to load.