XL Axiata – BCC Pelatihan Digital Untuk Perempuan Dorong Produktifitas UKM Di Jatim

oleh

Owner Koleksikikie, Riski Hapsari, Sisternet Partnership Management XL Axiata, Astri Mertiana, Founder Bloggercrony Community dan Owner Digital Kreativ Hub, Wardah Fajri dan Agnws Pramasurya Head Indirect Sales Enterprise XL Axiata berfoto Bersama dalam acara Sisternet di Surabaya, Sabtu (12/10).

SURABAYA, kilasjatim.com: Kalangan perempuan di Jawa Timur mendapat kesempatan mengikuti pelatihan digital yang digelar XL Axiata melalui program Sisternet  kerjabareng dengan Bloggerctony Communiry (BCC) Surabaya, Sabtu (12/10).

Mengambil tema “Sister UKM Go Online”, pelatihan ini mengajarkan kaum perempuan bagaimana melakukan pemasaran digital dengan memanfaatkan secara maksimal teknologi dan sarana digital untuk memacu produktifitas usaha kecil menengah.

Group Head XL Axiata East Region, Bambang Parikesit mengatakan, di Jawa Timur khususnha banyak UKM yang dimotori oleh kaum perempuan. Namun, banyak di antara mereka ‘gaptek’ atau tidak paham bagaimana memanfaatkan sarana digital yang ada untuk meningkatkan produtivitasnya.

“Sesuai dengan bidang yang kami kuasai, Sisternet dan BCC Surabaya ingin sekali membantu teman-teman perempuan pemilik bisnis kecil menengah dengan mengajari mereka menggunakan berbagai sarana digital,” kata Bambang Parikesit.

Dalam kesempatan itu Bloggercrony Community (BCC) sebagai partner Kelas Literasi Digital Sisternet  menghadirkan Owner Koleksikikie, Riski Hapsari, dan Founder Bloggercrony Community dan Owner Digital Kreativ Hub, Wardah Fajri sebagai pembicara yang masing-masing membawakan materi “Pemasaran Digital yang Efektif untuk UMKM” dan “Optimasi Medsos UKM dengan Konten Kreatif”.

Peserta adalah UKM Perempuan dari area Surabaya dan sekitarnya.  Surabaya merupakan kota kedua setelah sebelumnya diadakan di Kota Malang akhir Agustus lalu dengan tema yang berbeda.  Untuk kota selanjutnya akan diadakan di Semarang dan Bali dengan tema yang sesuai dengan kebutuhan UKM di area tersebut.

Lebih lanjut Bambang Parikesit menambahkan, sejak diperkenalkan pada 2015, Sisternet terus berupaya untuk menjadi pelopor dalam menginisiasi solusi bagi banyak permasalahan sosial yang berkaitan dengan pemberdayaan wanita Indonesia. Salah satunya adalah pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari untuk menjembatani kesenjangan digital yang dianggap dapat menjadi akses bagi para perempuan Indonesia untuk terus maju.

XL Axiata juga menyediakan Modul Pintar Sisternet yang berisikan informasi, edukasi dalam bentuk konten video untuk Perempuan Indonesia. Modul Pintar Sisternet memang dibuat sesuai dengan kebutuhan perempuan.

Pengemasannya yang singkat dan padat informasi serta dapat diakses dimanapun dan kapanpun melalui gadget, membuat Modul Pintar mudah dijadikan pendamping belajar bagi Perempuan Indonesia.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh APJII pada 2018 memperlihatkan bahwa tingkat penetrasi pengguna Internet di Indonesia mengalami peningkatan mencapai 171,17 juta jiwa atau 64,8% dari total populasi dan diperkirakan masih terjadi peningkatan yang signifikan pada tahun selanjutnya melihat massifnya pertumbuhan teknologi saat ini.

Penetrasi internet di kawasan urban dan rural pun terus mengalami pertumbuhan yang relatif seimbang. Sementara itu, masih dari data yang sama menunjukkan bahwa penetrasi internet di kalangan Ibu Rumah Tangga (IRT) di Indonesia baru mencapai 48,2%. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *