Langka Kecil Menuju Langka Besar

oleh


Malang, Kilasjatim.com:
Menulis, membuat puisi dan menerbitkan buku bukan lagi mimpi. Ini dibuktikan dalam antologi puisi Kupu-Kupu Bersayap Pelangi bersama 35 penulis komunitas Komalku Raya yang diluncurkan pada Minggu (28/4) mendatang.

Anis Hidayatie, Ketua Komalku (Komunitas Menulis Buku Malang Dan Sekitarnya) menyampaikan, penerbitan buku ini bertujuan untuk memotivasi anggota komunitas agar semangat menulis sekaligus silaturahmi disela kesibukan anggota. Dan puisi adalah cara paling mudah untuk mengungkapkan perasaan.

“Buku ini sebagai langkah kecil, menuju langkah berikutnya. Sebelum kita menulis buku dengan nama kita sendiri,” katanya.

Ia menceritakan, semua karya tulis dalam buku tersebut dikumpulkan dari postingan grup whatsapp Komalku Raya sejak Februari 2019, beberapa hari setelah komunitas diluncurkan 6 Februari.

Tema utama yang diangkat dalam antologi cerpen ini adalah cinta keluarga, pada orang tua, anak, suami, kakak dan adik.
“Keluarga harta paling berharga, sumber inspirasi tiada henti. Sebab itu kami mengangkat tema tersebut,” terangnya.
Melalui buku ini ia berharap para penulis semakin percaya diri dan tidak ragu menulis, baik puisi cerpen atau apasaja yang terjadi di sekitar kita. Agar kita lebih peka sekaligus mensukseskan gerakan literasi yang sedang gencar dibicarakan.

Adapun anggota komunitas berasal dari ibu rumah tangga, guru, dosen, santri mahasiswa, pedagang dan jurnalis.
Sementara peluncuran buku terbitan Matacinta, akan berlangsung di Pondok Pesantren Daarul Falah, Kepanjen, Malang pada Minggu (28/4) mendatang.Kj5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *