Gus Ipul Berharap Khofifah Bisa Membuat Legacy Yang Jadi Icon Jatim

oleh

Surabaya, kilasjatim.com – Setelah habis masa jabatannya, Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) berharap Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa mampu membuat legacy yang menjadi icon sebagai tanda keberhasilan sebuah provinsi.

“Saya percaya gubernur baru bisa bikin legacy. Bupati walikota juga mampu mewujudkannya sehingga kesuksesan kepala daerah ke depan bisa berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” kata Gus Ipul kepada wartawan di Surabaya, Minggu (30/12/2018).

Gus Ipul menyadari, selama sepuluh tahun terakhir belum ada legacy yang bisa dijadikan pertanda keberhasilan. Sebagai wakil, dirinya juga belum mampu mewujudkannya, karena sebagai wakil, harus mengikuti apapun keputusan gubernur.

“Itu norma yang harus dipegang seorang wakil gubernur. Yang saya menyesal, selama 10 tahun ini, kami tidak menghadirkan legacy yang kongkrit yang nyata yang bisa dijadikan pertanda atau pembeda yang bisa jadi icon,” ujarnya.

Selama menjabat wakil gubernur, Gus Ipul pernah mengusulkan Pembangunan pusat kajian Islam di Madura serta Pembangunan pusat kebudayaan dan olahraga di Gresik. Namun, hingga saat ini usulan ini tidak pernah terealisasi.

Memang selama 10 tahun terakhir, ada penghargaan yang diraih Jatim dari Pemerintah pusat. Namun, penghargaan-penghargaan itu bukanlah sebuah karya kepala daerah, tapi lebih tepatnya karya dari staf di bawah, serta karya pihak lain yang secara simbolik diterima oleh gubernur.

Gus Ipul lantas mencontohkan bagaimana Alex Noerdin yang mampu menghadirkan Jakabaring, Fadel Muhammad yang mampu membangun banyak legacy di Gorontalo dan juga Jokowi maupun Ahok di Jakarta. Namun, di Jatim legacy itu belum nampak.

Di Jatim, ada Imam Utomo yang mampu menghadirkan Jembatan Suramadu. Begitu juga ada Basofi Soedirman yang mampu menciptakan gerakan kembali ke desa.

“Saat ini ada prestasi yang cukup membanggakan berupa terobosan tapi bukan istimewa. Karena kadang yang bisa dimainkan adalah hanya membaca angka-angka. Kumpulan penghargaan di Jatim bukanlah ukuran,” ujarnya.

Karenannya dalam kesempatan ini, Gus Ipul berharap, gubernur dan wakil gubernur terpilih mampu lebih sukses dalam menghadirkan legacy sehingga dampaknya bisa langsung dirasakan masyarakat luas. “Kami mohon maaf jika ada kekurangan selama menjalankan tugas sebagai wakil gubernur,” tuturnya.

Meski demikian, Gus Ipul bersyukur bisa melalui tahun 2018 dengan cukup baik. Provinsi Jatim juga semakin banyak memiliki kepala daerah bupati/walikota yang hebat. Partisipasi para ulama, kiai, tokoh dan masyarakat juga sangat baik.

“Kita bersyukur punya kepala daerah hebat. Kita punya Walikota hebat seperti Bu Risma (Tri Rismaharini, Walikota Surabaya). Kita juga punya Mas Anas (Abdullah Azwar Anas, Bupati Banyuwangi). Mereka ini telah mengabdi dengan baik sehingga ikut menopang kemajuan Jatim,” kata Gus Ipul

Selain memiliki bupati/walikota yang hebat, kemajuan Jatim juga ditopang partisipasi masyarakat. “Kita bangga pada masyarakat Jatim yang selalu ngomong apa adanya punya budaya terbuka sehingga kalau ada masalah disampaikan melalui berbagai forum pengajian hingga tingkat RT/RW,” ucapnya. (Wah)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *