DPRD Surabaya Berbagi Kebahagiaan dengan Anak Yatim

oleh

 

 

Surabaya, kilasjatim.com: Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya kembali menggelar acara buka bersama dan santunan kepada anak yatim di bulan Ramadhan. Momen ini menjadi sarana berbagi kebahagiaan sekaligus mengirim pesan kepada seluruh warga Kota Pahlawan untuk terus memperkuat empati dan kepedulian terhadap sesama.

”Alhamdulillah, di bulan yang spesial bagi umat muslim ini, kita bersama-sama bisa berbagi kebahagiaan bareng ratusan anak yatim. Ini merupakan agenda rutin yang diselenggarakan DPRD Surabaya setiap bulan suci Ramadhan. Dan kami harapkan terus digelar pada tahun-tahun mendatang. Siapa pun nanti yang akan duduk sebagai anggota dewan, tradisi saling peduli yang baik ini harus terus dilakukan,” ujar Ketua DPRD Kota Surabaya, Armuji.

Ratusan undangan yang hadir bersama 250 anak yatim tampak bahagia mengikuti momen tersebut. Acara juga dihadiri hampir seluruh anggota DPRD Surabaya.

”Anak-anak yatim ini adalah tunas bangsa. Makanya DPRD Surabaya juga terus mendorong Pemkot untuk menaruh perhatian ke anak-anak yatim, terutama dalam hal pendidikan, seperti lewat beasiswa. Dalam Islam, anak yatim mendapat tempat yang mulia, doanya selalu dikabulkan Allah SWT. Nabi Muhammad cinta sekali kepada anak yatim. Harus dimuliakan. Saya titip doa ya, tolong anak-anakku semua doakan seluruh Surabaya sejahtera lahir-batin, hidupnya berkah,” kata Armuji.

 

Ratusan anak yatim dengan syahdu pun berucap, ”Amin.”

Menurut Armuji, sikap saling peduli harus terus ditingkatkan di seluruh kalangan warga. Sikap itu diwujudkan dalam bentuk gotong-royong membantu warga yang sedang kesulitan.

”Setiap ada tetangga yang kesulitan, atau ada permasalahan bersama di kampung-kampung, jangan saling tunggu. Mari turun tangan. Semua bergotong-royong, saling peduli, saling berbagi. Itulah kunci kemajuan Kota Surabaya yang berakar dari sikap gotong-royong yang kuat di antara warganya,” ujarnya.

Armuji menambahkan, sikap saling peduli tersebut harus dijalankan tanpa melihat perbedaan apa pun. Semua warga di kota tercinta ini harus saling peduli tanpa melihat perbedaan warna kulit, suku, dan agama. Semuanya berada dalam satu garis kemanusiaan.

”Dalam konteks kepedulian ini, Nabi Muhammad pernah bersabda untuk selalu memuliakan tamu, memuliakan anak yatim, dan berbuat baiklah kepada tetangga. Itu harus kita amalkan,” kata Armuji.

”Marilah kita sesama umat, baik berlainan kulit, berlainan suku, berlainan agama, kita tetap orang Indonesia. Kita tetap harus menjaga persatuan, kebinnekaan itu kita jaga. Kalau kita bisa menjaga seperti apa yang telah dilakukan para founding fathers kita, Bung Karno, Bung Hatta, dan para tokoh lainnya, yang merintis negara ini, merintis kemerdekaan, maka persatuan akan tetap terjaga. Negara kita akan aman, tenteram dan tidak akan termakan isu-isu hoaks yang memecah persatuan,” tegasnya.

Wakil rakyat dari PDI Perjuangan itu menambahkan, saat ini DPRD Surabaya terus berupaya memberikan pelayanan yang optimal kepada warga melalui fungsi-fungsinya. Setiap tugas dijalankan dengan penuh ketulusan dan didasari pengabdian kepada masyarakat.

”Ramadhan yang merupakan bulan penuh kemuliaan ini semakin menyemangati kami semua di DPRD Surabaya untuk meningkatkan kualitas tugas-tugas sebagai wakil rakyat. Kami terus turun memantau harga-harga dan meminta pihak terkait agar serius mengantisipasi lonjakan harga menjelang Lebaran agar tidak memberatkan rakyat. Itu satu contoh kecil saja. Tugas yang lainnya tentu banyak, yang intinya adalah memastikan semua kerja pemerintah kota selalu optimal untuk menyejahterakan rakyat Surabaya,” terang Armuji.

Kegiatan pemberian santunan kepada anak yatim yang dilakukan DPRD Surabaya ini juga melibatkan Yayasan Bhakti Persatuan. Ketua Umum Yayasan Bhakti Persatuan, Ridwan Sugianto Harjono mengungkapkan rasa senang dan syukurnya atas suksesnya acara tersebut. Ia berharap semua anak bangsa peduli dan mau bahu-membahu mengangkat kaum yang lemah dengan memberikan bantuan.

”Anak-anak yatim ini adalah gerenasi bangsa di masa depan. Mereka akan menjadi baik jika sejak usia dini telah dididik dengan didikan yang baik. Mereka inilah bibit-bibit bangsa yang perlu kita perhatikan, jangan sampai hidup dalam kemiskinan dan kekurangan. Kami sangat gembira DPRD Surabaya benar-benar mempunyai komitmen kuat untuk memberdayakan adik-adik kita tersebut,” kata Ridwan.

Salah seorang anak yatim yang hadir, Ahmad, senang dengan acara yang digelar DPRD Surabaya tersebut. ”Saya dan teman-teman senang sekali. Bisa tahu juga bagaimana bapak dan ibu di gedung ini bekerja. Semoga semuanya dilindungi dan dimudahkan tugasnya oleh Allah SWT,” ujarnya. Kj1

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *