IGNITE, Tingkatkan Pola Pikir Strategis Wirausaha

oleh -758 Dilihat

KILASJATIM.COM, SURABAYA – Generasi muda, khususnya dalam perkembangan kewirausahaan memiliki peran penting, menghadapi kompleksitas dinamika global yang terus berubah. Membahas itu, Ignite (Inspiring The Generation of Next Innovators for Transformative Entrepreneurship) digelar Universitas Ciputra Surabaya.

“Dengan Indonesia menuju puncak bonus demografi pada tahun 2030, penting bagi kita untuk meningkatkan pola pikir wirausaha sebagai langkah strategis,” terang Christina, S.T., M.M., Vice Dean 1, School of Entrepreneurship and Humanities Universitas Ciputra Surabaya (SEH).

“Tujuan ini sesuai dengan target nasional untuk mencapai rasio wirausaha sebesar 3,95% pada tahun 2024, sebagaimana diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 2 Tahun 2022 tentang Pengembangan Kewirausahaan Nasional Tahun 2021-2024,” tambah Christina.

Mengembangkan pola pikir wirausaha yang berorientasi pada peluang, kebutuhan pasar, kata Christina menjadi hal yang penting untuk dilakukan. Generasi muda memiliki kapasitas besar untuk menjadi penggerak utama dalam pertumbuhan ekonomi berbasis kewirausahaan.

“Dengan kreativitas dan semangat inovasi, mereka siap menjadi motor perubahan yang menginspirasi dan memberikan dampak positif bagi masyarakat serta ekonomi nasional,” lanjut Christina.

Dan dalam rangka meningkatkan semangat ini, SEH dan Program Studi International Business Management Universitas Ciputra Surabaya (IBM) berkolaborasi menyelenggarakan Entrepreneurship Project Exhibition bertema Ignite: Inspiring The Generation of Next Innovators for Transformative Entrepreneurship.

“Kegiatan ini menampilkan berbagai proyek bisnis yang dikembangkan oleh mahasiswa dari semester 2, 4, dan 6. Kegiatan ini menghadirkan lebih dari 100 usaha inovatif yang berasal dari ide kreatif mahasiswa,” kata Christina.

Identpix, adalah salah satu karya inovativ  mahasiswa yang dihadirkan pada pameran Ignite tahun 2024 ini.  Identpix, merevolusi cara mengelola dan mendistribusikan foto dengan layanan distribusi foto otomatis yang berbasis teknologi kecerdasan buatan (AI).

Baca Juga :  Toyota Eco Youth Ke-13: Dorong Generasi Muda Berinovasi untuk Peduli Lingkungan dan Dekarbonisasi

Dengan aplikasi web ini, foto-foto akan secara otomatis disortir ke dalam album berdasarkan pendeteksi wajah, dengan  mengintegrasikan kecanggihan AI dengan layanan penyimpanan cloud terkemuka. Ini adalah solusi sempurna untuk fotografer, perusahaan media, dan siapa saja yang memerlukan distribusi foto massal yang efisien dan akurat.

Proyek inovatif ini dikembangkan oleh tim dari berbagai disiplin ilmu, termasuk Ali Zaenal Abidin dan Bridget Beatrix Claire dari Informatika (IMT), Nadya Josephine Kurniawan dari Ilmu Komunikasi (COM), Bahar Al Hamid dan Rafi Abhista Naya dari Sistem Informasi (ISB), serta dipimpin oleh Joycelyn Eugenia dari Visual Communication Design sebagai (VCD) CEO.

Christina berharap kegiatan ini mampu memberikan wadah bagi mahasiswa untuk melakukan validasi pasar, mengenalkan produk dan jasa yang dimiliki serta meningkatkan kesadaran (awareness) pasar serta memperluas kesempatan berjejaring. Mahasiswa juga akan memperoleh pengalaman berharga dalam bekerja sama dan mengoptimalkan sumber daya yang ada untuk mencapai tujuan dari mereka masing-masing.(tok)