Bukalapak – APPSI Dorong UMKM Go Digital Wujudkan Smart Province

oleh

 

Associate Vice President of Public Policy and Government Relations Bukalapak,Bima Laga dan  Ketua Tim Ekspedisi APPSI, Kia Agus Firdaus dalam penutupan rangkaian kegiatan Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur di Indonesia di gedung negara Grahadi Jumat (21/12/2018)

 

SURABAYA, kilasjatim.com:
Bukalapak, perusahaan teknologi terbesar di Indonesia bekerjasama dengan Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI), berkolaborasi mendorong pertumbuhan. UMKM Go Digital mewujudkan smart probince di bidang perijinan dengan manfaatkan teknologi.

Kegiatan ini bagian dari Bukalapak untuk berkolaborasi bersama jajaran pemerintah di 34 provinsi di seluruh Indonesia. Sebelumnya dilakukan dengan pemerintah provinsi Jawa Barat dan kali ini Bukalapak mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jawa Timur, Dr. H. Soekarwo, S.H., M.Hum., sebagai provinsi terakhir sekaligus menjadi penutup dari rangkaian kegiatan Ekspedisi Jalur Darat 34 Gubernur di Indonesia yang telah diselenggarakan sejak tanggal 7 September 2018 lalu.

Bima Laga, Associate Vice President of Public Policy and Government Relations Bukalapak, mengatakan Bukalapak mengambil peran aktif untuk mendorong penetrasi digital melalui beragam inovasi guna memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat.

“Kami sangat mendukung upaya pemerintah mewujudkan Smart Province demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang berbasis digital sehingga lebih efisien dan transparan,” kata Bima kepada media di Surabaya Jumat (21/12/2018)
Didukung dengan teknologi Bukalapak, perwujudan Smart Province di berbagai daerah ini akan semakin cepat terlaksana dan membantu memberikan solusi bagi kebutuhan masyarakat. Bukalapak turut membantu memaksimalkan pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi di beberapa provinsi, seperti pembuatan laman khusus yang memuat informasi potensi daerah, pariwisata daerah, produk UMKM daerah serta perizinan.

” Kedepannya masyarakat dapat mengurus berbagai administrasi pemerintahan secara digital melalui aplikasi Bukalapak, seperti pembayaran pajak kendaraan bermotor, pengurusan surat tilang, dan implementasi birokrasi lainnya,” imbuhnya.

Saat ini sebanyak lebih dari 4 juta UMKM telah bergabung di Bukalapak, 450 ribu warung tradisional yang tergabung di Mitra Bukalapak, ditambah dengan jumlah pengguna yang mencapai 50 juta di seluruh Indonesia. Bukalapak juga besar oleh komunitas pelapak yang tersebar di lebih dari 100 kota dan kabupaten di seluruh Indonesia.Bukalapak melihat pemerintah telah secara konsisten melakukan pembangunan infrastruktur untuk mendukung optimalisasi teknologi digital dan penerapan road map ekonomi digital di Indonesia. Ini sejalan dengan komitmen Bukalapak untuk mengoptimalkan pemberdayaan UMKM di Indonesia untuk naik kelas.

“Tatget kami dengan kolaborasi dan diskusi dengan pemerintah provinsi akan lebih banyak lagi UMKM yang bisa masuk dan menjadi mitra Bukalapak. Setidaknya bisa naik 2 kali lipat dari jumlah saat ini yang mencapai 4 juta UMKM yang bergabung atau sebesar 8 juta. Kami optimis kerjasama dengan Provinsi Jatim yang memiliki lebih dari 12,5 juta UMKM akan bisa tercapai,” tandas Bima.

Achmad Zaky, Founder dan CEO Bukalapak di salah satu warung binaan Bukalapak.

 

Sementara itu Kiagus Firdaus, Ketua Tim Ekspedisi APPSI menambahkan, APPSI pada pelaksanaan Ekspedisi ini menggandeng digital platform e-commerce Bukalapak yang sangat dirasakan manfaat yang signifikan oleh setiap Provinsi.

“Dengan bukalapak UMKM mendapatkan banyak manfaat mulai branding potensi, inovasi dan aspirasi daerah serta kerjasama pembinaan, pendampingan dan pemasaran UKM melalui e-commerce, upgrade warung klontong go digital, pembayaran e samsat dan perijinan online, realisasi smart province, mirroring pembayaran pajak secara online, e-samsat, perijinanan, pembuatan aplikasi digital serta membangun smart province serta kerjasama dengan BPD dalam pembayaran dan lainnya,” jelas Kiagus Firdaus.

Ditambahkan Kia, Tim Ekspedisi berhasil menyelesaikan misi APPSI Ekspedisi Jalur Darat ke 34 Gubernur di Provinsi terakhir yaitu Provinsi ke 34 Jawa Timur

“Kami Tim Ekspedisi terdiri dari 7 orang Pemuda Indonesia sukses dan pertama di Indonesia yang menaklukkan keliling Indonesia melalui jalur darat dengan menggunakan 2 unit mobil SUV CRV Prestige dalam misi “APPSI Ekspedisi Jalur Darat ke 34 Gubernur,” imbuhnya.

Sebelumnya ekspedisi melakukan misi perjalanan
ke 34 Gubernur yang telah menyelesaikan tuntas 34 Provinsi di Pulau Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Papua, NTT, NTB dan Bali.

Program yang di inisiasi oleh Ketum APPSI Pakde Karwo Gubernur Jawa Timur ini dilepas ekspedisinya start pada tanggal 7 Sept 2018 dari Provinsi Aceh terus melanjutkan perjalanan ke Provinsi Sumatera Utara – Riau – Kepulauan Riau – Sumbar – Jambi – Sumatera Selatan – Kepulauan Bangka Belitung – Bengkulu dan Lampung-Banten-DKI Jakarta-Jabar-DIY-Jateng-Kalbar-Kalteng-Kalsel-Kaltim-Kaltara-Gorontalo-Sulut-Sulteng-Sulbar-Sulsel-Sultra-Maluku-Maluku Utara-Papua Barat-Papua-NTT-NTB-Bali dan finish di Jawa Timur. (kj2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *