Bromo Tetap Dibuka untuk Wisata, Radius 1 Km dari Kawah Ditutup

oleh -15 Dilihat
Oleh
Redaksi
Reporter
Foto: PVMBG

KILASJATIM.COM, Malang – Gunung Bromo mengalami erupsi pada Kamis (5/11/2026). Meski demikian, kawasan wisata Bromo tetap dibuka untuk pengunjung dengan sejumlah pembatasan keselamatan, termasuk larangan memasuki radius 1 kilometer dari kawah aktif.

Ketua Tim Data, Evaluasi, dan Pelaporan Kehumasan Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB TNBTS), Hendra Wisantara, mengatakan wisatawan masih bisa berkunjung ke sejumlah destinasi di kawasan Bromo.

Namun, pengunjung diminta mematuhi rekomendasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), terutama menjauhi area kawah aktif.

“Kawasan wisata Bromo saat ini masih dibuka untuk kunjungan wisatawan. Namun, masyarakat dan wisatawan tidak diperbolehkan memasuki area dalam radius 1 kilometer dari kawah aktif,” kata Hendra, Jumat (6/11/2026).

Selain menjaga jarak dari kawah, wisatawan juga diminta mewaspadai potensi letusan freatik yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Hendra menyebut sejumlah destinasi wisata masih dapat dikunjungi, di antaranya Savana Lembah Watangan, Lautan Pasir, Viewpoint Penanjakan, Bukit Kedaluh, dan Lemah Pasar.

Meski demikian, wisatawan diminta tetap memperhatikan rekomendasi keselamatan serta mengikuti arahan petugas di lapangan.

TNBTS mengimbau pengunjung tidak mendekati kawah aktif dan mematuhi batas radius aman selama beraktivitas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.

Bromo Erupsi dengan Kolom Abu 500 Meter

Sebelumnya, Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur, mengalami erupsi pada Kamis (5/11/2026) pukul 17.11 WIB.

Kolom abu teramati mencapai sekitar 500 meter di atas puncak atau 2.829 meter di atas permukaan laut (mdpl).

Hingga Jumat (6/11/2026), status Gunung Bromo berada pada Level II atau Waspada. Wisatawan yang berkunjung diimbau terus mengikuti perkembangan aktivitas vulkanik dan informasi resmi dari petugas. (cit)

Baca Juga :  Jalur Pendakian Gunung Semeru Masih Ditutup