Geopark Ijen Raih Green Card UNESCO, Status Geopark Dunia Bertahan

oleh -1 Dilihat
Oleh
Redaksi
Reporter
UNESCO Kembali Akui Geopark Ijen, Lolos Revalidasi dengan Green Card. (Foto: Geopark IJen)

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Geopark Ijen berhasil mempertahankan status UNESCO Global Geopark (UGGp) setelah meraih Green Card atau Kartu Hijau dalam Sidang Dewan UGG ke-11 di Markas Besar UNESCO, Paris, Prancis, pada 3 November 2026.

Keputusan tersebut memastikan Geopark Ijen tetap menyandang predikat geopark dunia. Sebanyak 12 anggota Dewan UGG sepakat memberikan Kartu Hijau setelah kawasan yang berada di Banyuwangi dan Bondowoso itu dinyatakan lolos proses revalidasi.

General Manager Geopark Ijen, Abdillah Baras, mengatakan keputusan tersebut diambil tanpa perdebatan.

“Alhamdulillah, 12 dewan sepakat memberikan Green Card. Mereka semua menyatakan Geopark Ijen lolos proses revalidasi tanpa perdebatan,” kata Abdillah.

Sebelumnya, Geopark Ijen menjalani proses revalidasi oleh asesor UNESCO pada Agustus 2026. Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari keunikan geologi dan bentang alam, pengelolaan kawasan, konservasi, edukasi, hingga dampaknya terhadap kesejahteraan masyarakat.

Menurut Abdillah, keberhasilan mempertahankan status tersebut menunjukkan tata kelola Geopark Ijen telah memenuhi standar global, terutama dalam konservasi, edukasi, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani menyebut capaian tersebut menjadi pengakuan internasional atas upaya pengelolaan Geopark Ijen sekaligus keberhasilan memenuhi rekomendasi UNESCO yang diberikan pada 2023.

“Ini adalah kebanggaan sekaligus tanggung jawab bersama. Kartu Hijau ini menunjukkan upaya menjaga dan mengelola Geopark Ijen telah diakui di tingkat dunia,” kata Ipuk di Banyuwangi, Kamis (5/11/2026).

Ipuk mengapresiasi kolaborasi pemerintah, pengelola, komunitas, pelaku usaha, akademisi, dan masyarakat dalam mempertahankan status tersebut.

Dia menegaskan predikat UNESCO Global Geopark bukan sekadar pengakuan internasional. Status itu juga menjadi tanggung jawab untuk menjaga kelestarian alam, kekayaan geologi, keanekaragaman hayati, serta warisan budaya kawasan Ijen.

Ipuk berharap pengakuan dunia tersebut dapat terus dipertahankan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat Banyuwangi dan Bondowoso. (cit)

Baca Juga :  Psst! Chaeyoung TWICE dan Zion.T Dikabarkan Berkencan