Karutan Surabaya Pimpin Upacara Sumpah Pemuda ke-98: Perkuat Integritas dan Pelayanan Pemasyarakatan

oleh -318 Dilihat

KILASJATIM.COM, Surabaya — Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, A.Md.IP., S.Sos., M.Si., memimpin langsung Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di halaman depan Rutan Kelas I Surabaya pada Rabu, 28 Oktober 2026.

​Upacara yang berlangsung khidmat ini diikuti oleh jajaran pejabat struktural, staf administrasi, regu pengamanan, hingga peserta dan mahasiswa magang. Peringatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat semangat nasionalisme, menanamkan nilai-nilai patriotisme, serta meningkatkan kekompakan seluruh pegawai pemasyarakatan.

​Semangat Sumpah Pemuda sebagai Landasan Kinerja Rutan Surabaya

​Pelaksanaan upacara bendera ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi pengingat sejarah atas semangat persatuan yang dicetuskan oleh para pemuda Indonesia pada 28 Oktober 1928 silam.

​Nilai-nilai perjuangan tersebut diharapkan terus menjadi landasan utama bagi seluruh jajaran Rutan Kelas I Surabaya dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan sehari-hari. Profesionalisme, kedisiplinan, serta semangat kebersamaan menjadi pilar penting dalam mendukung efektivitas operasional rutan.

​“Semangat Sumpah Pemuda diterapkan melalui upaya nyata peningkatan kualitas pelayanan pemasyarakatan. Rutan Kelas I Surabaya terus berkomitmen mengedepankan integritas, keterbukaan, dan akuntabilitas.”

 

​Komitmen Pelayanan Publik yang Transparan dan Humanis

​Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 ini juga dimanfaatkan sebagai kesempatan untuk memperkuat komitmen pegawai dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Pelayanan yang transparan dan humanis kini menjadi fokus utama untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang profesional sekaligus menjunjung tinggi penghormatan terhadap martabat manusia, baik bagi masyarakat umum maupun warga binaan.

​Melalui momentum ini, seluruh jajaran Rutan Kelas I Surabaya didorong untuk semakin memperkuat persatuan, meningkatkan disiplin kerja, serta menjaga integritas dalam mengemban amanah institusi. Semangat persatuan para pahlawan muda diharapkan tidak berhenti pada seremoni upacara saja, melainkan terus diwujudkan secara konsisten dalam bentuk kinerja prima dan pelayanan publik yang optimal setiap hari.(Ozy)

Baca Juga :  DPRD Surabaya Dorong Perda Disabilitas, Pastikan Akses Setara bagi Penyandang Disabilitas