Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid Raih Santri of The Year 2026, Tekankan Amanah dan Pengabdian

oleh -338 Dilihat
Oleh
Ihwanul Hasan

KILASJATIM.COM, Bondowoso – Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Bondowoso. Bupati Bondowoso Dr. KH. Abdul Hamid Wahid terpilih sebagai penerima penghargaan **Santri of The Year 2026** kategori Santri Inspiratif Bidang Kepemimpinan dalam Pemerintahan Kabupaten/Kota.

Penghargaan tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kiprah tokoh berlatar belakang santri dalam menjalankan kepemimpinan di lingkungan pemerintahan daerah. Penetapan itu tertuang dalam surat Panitia Pelaksana Santri of The Year 2026 bernomor 0954/SB/INC-SOTY.9/X/2026 tertanggal 16 Oktober 2026.

Penganugerahan ini diselenggarakan oleh Islam Nusantara Center (INC) bekerja sama dengan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) dan Majelis Pecinta Sholawat Nabi (Majelis PESONA).

Panitia menyebut, penghargaan Santri of The Year bertujuan menemukan dan mengapresiasi tokoh, figur, serta pesantren yang memberikan sumbangsih nyata bagi masyarakat melalui gagasan inovatif, kerja, dan karya. Ajang ini sekaligus diharapkan melahirkan teladan bagi generasi muda untuk turut mengambil peran dalam pembangunan bangsa.

Penetapan Abdul Hamid Wahid dilakukan berdasarkan hasil rapat dewan juri dengan mempertimbangkan rekam jejak, kiprah, serta masukan dari masyarakat luas.

Bagi Bondowoso, penghargaan tersebut menjadi perhatian tersendiri terhadap peran nilai-nilai kepesantrenan dalam kepemimpinan pemerintahan. Pendidikan karakter, keilmuan, amanah, dan pengabdian yang tumbuh di lingkungan pesantren dinilai relevan untuk terus dihadirkan dalam pelayanan kepada masyarakat.

Abdul Hamid Wahid menegaskan bahwa penghargaan tersebut bukan semata-mata pencapaian pribadi, melainkan juga pengingat akan pentingnya menjaga nilai-nilai yang diajarkan di pesantren.

“Penghargaan ini menjadi pengingat bahwa nilai-nilai yang diajarkan di pesantren, seperti keikhlasan, amanah, kedisiplinan, dan pengabdian kepada masyarakat, harus terus menjadi landasan dalam menjalankan tugas pemerintahan,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa penghargaan tersebut tidak terlepas dari dukungan banyak pihak, mulai dari para kiai, guru, keluarga, hingga masyarakat yang selama ini turut berkontribusi dalam pembangunan Bondowoso.

Baca Juga :  Aktif Tingkatkan Kapasitas Aparatur Pemerintah Desa, Danlanal Yogyakarta Raih Piagam dari Kemendagri

“Bagi saya, penghargaan ini bukan semata-mata tentang pribadi, melainkan juga tentang kontribusi para kiai, guru, keluarga, dan seluruh masyarakat yang selama ini memberikan dukungan dalam membangun Bondowoso,” ujarnya.

Menurutnya, penghargaan tersebut tidak boleh membuat pemerintah daerah berhenti berbenah. Sebaliknya, apresiasi itu harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

“Kami menyadari bahwa masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu, penghargaan ini hendaknya menjadi motivasi untuk terus memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kualitas pembangunan, serta memastikan bahwa kebijakan pemerintah benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” tegasnya.

Abdul Hamid Wahid juga berharap kalangan santri tidak hanya berperan dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi mampu berkontribusi lebih luas melalui ilmu pengetahuan, inovasi, kewirausahaan, dan kepemimpinan.

“Saya berharap generasi muda, khususnya kalangan santri, terus mengambil peran dalam pembangunan bangsa. Santri tidak hanya memiliki tanggung jawab menjaga nilai-nilai keagamaan, tetapi juga berkontribusi melalui ilmu pengetahuan, inovasi, kewirausahaan, dan kepemimpinan yang membawa kemaslahatan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Panitia menjadwalkan penganugerahan Santri of The Year 2026 pada Minggu, 25 Oktober 2026, pukul 13.00 WIB hingga selesai di Graha Jalapuspita, Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Penghargaan ini diharapkan semakin memperkuat ruang kontribusi kalangan santri dalam kehidupan publik, sekaligus menjadi inspirasi bagi generasi muda Bondowoso untuk mengembangkan ilmu, menjaga integritas, dan mengambil bagian dalam pembangunan daerah maupun nasional.(wan)