Pasar Murah Jatim di Pacitan, Harga Bahan Pokok Lebih Murah

oleh -92 Dilihat
Oleh
Redaksi
Reporter
Pasar Murah Pemprov Jatim di Pacitan Sediakan Beras hingga Daging Ayam (Foto: Humas Pemprov Jatim)

KILASJATIM.COM, Pacitan – Pemerintah Provinsi Jawa Timur menggelar pasar murah di halaman Kantor Kecamatan Pacitan, Kabupaten Pacitan. Dalam kegiatan yang memasuki pelaksanaan ke-166 tersebut, beras SPHP dijual Rp 11.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga eceran tertinggi (HET) yang disebut sebesar Rp 12.500 per kilogram.

Pasar murah yang digelar Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa itu menyediakan berbagai kebutuhan pokok, mulai dari beras, gula pasir, minyak goreng, telur, daging ayam, cabai, bawang merah, bawang putih, hingga tepung terigu.

Program tersebut menjadi salah satu upaya Pemprov Jatim membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau sekaligus menjaga daya beli dan mengendalikan inflasi.

“Pasar murah ini menjadi ikhtiar bersama untuk membantu meringankan pengeluaran keluarga sekaligus menjaga daya beli masyarakat,” kata Khofifah.

Beras menjadi salah satu komoditas yang ditawarkan dengan harga lebih rendah. Beras SPHP dijual Rp 11.000 per kilogram atau Rp 55.000 untuk kemasan 5 kilogram. Sebagai pembanding, harga beras medium di Kabupaten Pacitan tercatat Rp 13.416 per kilogram.

Sementara itu, beras premium dijual Rp 14.000 per kilogram atau Rp 70.000 per kemasan 5 kilogram. Harga tersebut berada di bawah harga beras premium di Pacitan yang tercatat Rp 14.800 per kilogram.

Pasar murah juga menyediakan 200 kilogram gula pasir seharga Rp 14.000 per kilogram. Harga itu lebih rendah dibandingkan harga di Pacitan yang mencapai Rp 18.000 per kilogram.

Untuk minyak goreng, tersedia 240 liter dengan harga Rp 13.000 per liter. Adapun telur ayam ras dijual Rp 20.000 per kemasan dengan total 200 kemasan, sedangkan 100 kemasan daging ayam ras ditawarkan Rp 32.000 per kemasan.

Baca Juga :  Khofifah Pastikan SRRL Surabaya Raya Ground Breaking 2027

Warga juga bisa membeli paket cabai merah besar dan cabai rawit merah seharga Rp 5.000 per paket berisi 200 gram. Total cabai yang disediakan mencapai 30 kilogram.

Bawang merah dan bawang putih masing-masing tersedia sebanyak 20 kilogram. Kedua komoditas itu dijual Rp 6.000 per kemasan 250 gram atau setara Rp 24.000 per kilogram. Harga tersebut lebih rendah dibandingkan harga masing-masing komoditas di Pacitan yang tercatat Rp 28.666 per kilogram.

Sementara itu, tepung terigu tersedia sebanyak 50 kilogram dengan harga Rp 10.000 per kilogram, lebih rendah dibandingkan harga di Pacitan sebesar Rp 12.166 per kilogram.

Khofifah mengatakan, pasar murah digelar di berbagai daerah untuk mendekatkan akses masyarakat terhadap kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau. Menurutnya, upaya menjaga daya beli perlu berjalan beriringan dengan pengendalian inflasi.

“Ketersediaan pasokan dan keterjangkauan harga harus kita jaga bersama,” ujarnya.

Ia menekankan pentingnya kerja sama pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, pemasok, dan pihak terkait untuk memastikan ketersediaan bahan pangan serta kelancaran distribusi. Pemantauan harga dan pasokan juga perlu dilakukan secara berkelanjutan agar langkah pengendalian sesuai dengan kondisi setiap daerah.

Pemprov Jatim, lanjut Khofifah, akan terus memperluas jangkauan pasar murah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat di berbagai kabupaten dan kota.

Dalam kegiatan tersebut, Khofifah juga mengundi nomor pemenang doorprize dan menyerahkan hadiah kepada warga. Sebanyak lima unit kipas angin dan lima unit kompor gas dibagikan untuk memeriahkan peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur. (cit)