Misi Dagang Jatim-Aceh Tembus Rp1,21 Triliun

oleh -43 Dilihat

KILASJATIM.COM, Banda Aceh — Misi Dagang dan Investasi Jawa Timur (Jatim) dengan Aceh mencatatkan nilai transaksi mencapai Rp1,21 triliun. Penjualan rokok menjadi komoditas dengan nilai komitmen transaksi terbesar dalam kegiatan yang dipimpin Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa tersebut.

Berdasarkan rekapitulasi final pada Senin, total transaksi mencapai Rp1.218.708.522.000. Nilai tersebut terdiri atas penjualan produk Jawa Timur ke Aceh sebesar Rp1.044.828.522.000 dan pembelian produk Aceh oleh pelaku usaha Jatim senilai Rp173.880.000.000.

Kegiatan yang berlangsung di Amel Hotel Convention Hall, Banda Aceh, itu mempertemukan 149 pelaku usaha, terdiri atas 40 pelaku usaha dari Jatim dan 109 pelaku usaha dari Aceh.

Berbagai komoditas diperdagangkan, mulai dari produk pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, pangan, tekstil, hingga manufaktur. Sejumlah produk yang ditawarkan pelaku usaha Jatim antara lain pupuk, alat pertanian, benih jagung, beras, susu, daging unggas, pakan ikan, gula merah, dan teh.

Sementara itu, pelaku usaha Jatim membeli komoditas Aceh berupa ikan cakalang, tuna, dan pinang.

Khofifah mengatakan misi dagang menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk memperluas akses pasar, memperkuat distribusi barang, serta meningkatkan perdagangan antardaerah.

“Misi dagang menjadi instrumen strategis. Kita ingin mempertemukan daerah yang memiliki komoditas dengan daerah yang membutuhkan pasokan, memperpendek rantai distribusi, memperluas pasar produk unggulan sekaligus memperkuat penggunaan produk dalam negeri,” ujarnya pada Senin, 19/10/2026.

Dalam daftar 10 komitmen transaksi tertinggi, penjualan rokok oleh Gabungan Perusahaan Rokok (Gapero) Surabaya kepada PT Bentoel/BAT Banda Aceh mencapai Rp554,99 miliar.

Selanjutnya, penjualan produk peternakan berupa susu, daging unggas, dan bibit ayam umur sehari atau day-old chick (DOC) oleh Wahana Sejahtera Foods Jombang kepada PT Kelola Pangan Indonesia senilai Rp104,4 miliar.

Baca Juga :  Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim 2023, Gubernur Khofifah Pesankan Jaga NKRI dan Rawat Kebhinekaan

Adapun penjualan pakan ikan dan udang oleh PT Suri Tani Pemuka Sidoarjo kepada PT Swadaya Mitra Perkasa Bireuen mencapai Rp102 miliar. Pembelian ikan cakalang dan tuna oleh RUM Seafood Sidoarjo tercatat sebesar Rp95,11 miliar.

Khofifah menjelaskan capaian transaksi tersebut didukung proses kurasi produk sedikitnya dua kali dan business matching minimal lima kali, termasuk secara daring. Proses tersebut bertujuan mempertemukan kebutuhan pasar dengan potensi produksi masing-masing daerah.

Selain perdagangan, Pemprov Jatim dan Aceh juga menjajaki peluang kerja sama di sektor pariwisata dan investasi. Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah berharap kemitraan kedua daerah dapat memperluas pemasaran komoditas unggulan Aceh sekaligus meningkatkan daya tarik wisata.

Khofifah berharap komitmen transaksi yang terbentuk dapat ditindaklanjuti menjadi kerja sama bisnis berkelanjutan sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat kedua provinsi. (Fri)