Dukung Indonesia ASRI, Cak Yebe Bagikan Ratusan Tong Komposter

oleh -53 Dilihat
Oleh
Frizal
Reporter

KILASJATIM.COM, Surabaya – Pengelolaan sampah rumah tangga dan pemanfaatan lahan sempit menjadi fokus Yona Bagus Widyatmoko atau Cak Yebe dalam mendukung Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Bendahara DPC Partai Gerindra Kota Surabaya itu mendorong warga mengolah sampah organik menjadi kompos sekaligus mengembangkan pertanian perkotaan atau urban farming.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian ratusan tong komposter kepada warga saat kegiatan reses. Selain itu, warga didorong memanfaatkan pekarangan dan lahan terbatas untuk menanam sayuran maupun tanaman produktif.

Cak Yebe mengatakan, gerakan menjaga lingkungan perlu diwujudkan melalui kebiasaan sederhana yang bisa dilakukan dari rumah. Pengelolaan sampah dan penghijauan, menurut dia, tidak hanya membuat lingkungan lebih bersih, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat ekonomi.

“Gerakan Indonesia ASRI yang diinisiasi Bapak Presiden Prabowo Subianto harus kita dukung melalui aksi nyata,” ujar Cak Yebe seusai kegiatan Gerakan Indonesia ASRI di Kampung Keputran, Sabtu (17/10/2026).

Dia menjelaskan, tong komposter dapat digunakan untuk mengolah sampah organik rumah tangga menjadi pupuk kompos. Hasilnya bisa dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman, termasuk sayuran yang dibudidayakan warga di pekarangan.

Sementara itu, sampah anorganik seperti botol plastik dan kemasan perlu dipilah agar dapat didaur ulang atau disalurkan ke bank sampah. Dengan cara tersebut, sampah yang sebelumnya dibuang dapat memiliki nilai guna, bahkan nilai ekonomi.

Cak Yebe menilai, pengelolaan sampah yang terintegrasi dengan urban farming juga berpotensi mendukung ketahanan pangan keluarga. Warga dapat menggunakan kompos untuk menanam cabai, sayuran, dan tanaman pangan lainnya di lahan terbatas.

Hasil panen bisa dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Jika produksi berlebih, warga juga berpeluang menjualnya untuk menambah pendapatan keluarga.

Baca Juga :  PNM Cabang Bojonegoro Peringati HAN dengan Gelar Perlombaan dan Cek Kesehatan

“Kalau sampah dikelola dengan baik, manfaatnya bukan hanya lingkungan menjadi bersih. Sampah organik bisa menjadi kompos, sampah anorganik memiliki nilai jual, dan hasil urban farming bisa membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga,” jelasnya.

Dia juga mendorong keterlibatan generasi muda dalam mengembangkan kegiatan ekonomi berbasis lingkungan di tingkat kampung. Peluang tersebut mencakup pengolahan kompos, pemasaran sampah daur ulang, budidaya tanaman, hingga penjualan hasil panen melalui komunitas dan platform digital.

Menurut Cak Yebe, inisiatif tersebut perlu didukung kerja sama warga, komunitas, dan pelaku usaha agar dapat berkembang secara berkelanjutan.“Pengelolaan sampah dan urban farming bisa menjadi peluang usaha apabila dikelola secara konsisten, memiliki pasar, serta didukung kerja sama warga, komunitas, dan pelaku usaha,” tuturnya.

Cak Yebe berharap pembagian tong komposter dan pengembangan pertanian perkotaan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan serta memperluas penghijauan di Surabaya.

Dia menegaskan, Gerakan Indonesia ASRI perlu menjadi kebiasaan sehari-hari, bukan sekadar kegiatan sesaat. Pengelolaan sampah dari rumah, pemanfaatan lahan, dan pengembangan kegiatan produktif di lingkungan permukiman diharapkan dapat menciptakan kawasan yang lebih bersih, hijau, sekaligus memberi manfaat bagi warga.

Dalam kesempatan itu, Cak Yebe juga menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden Prabowo Subianto. Dia berharap Presiden senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam memimpin Indonesia serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat.

“Semoga senantiasa diberikan kesehatan, kekuatan, dan kelancaran dalam memimpin Indonesia serta mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Ketua Komisi A DPRD Surabaya tersebut. (FRI)