Sejumlah Fasilitas RPH TOW Rusak, Siapa yang Melakukan Perbaikan?

oleh -49 Dilihat
Oleh
Redaksi
Reporter
Kondisi besi andang sapi di RPH TOW Surabaya. ((Foto: Istimewa)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Sejumlah sarana operasional di Rumah Potong Hewan (RPH) Tambak Osowilangon (TOW), Surabaya, dilaporkan mengalami kerusakan. Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman serta Cipta Karya dan Tata Ruang (DPRKPCKTR) Surabaya menyebut telah meminta penyedia melakukan perbaikan. Namun, perbaikan di lapangan justru dilakukan oleh tim internal RPH TOW.

Kabid Bangunan dan Gedung DPRKPCKTR Surabaya, Herindrayana, membenarkan pihaknya telah meminta penyedia memperbaiki peralatan yang rusak.

“Betul Pak, untuk kerusakan alat, kami sudah meminta pihak penyedia untuk melakukan perbaikan,” kata Herindrayana ketika dikonfirmasi, Kamis (15/10/2026).

Ia mengatakan pihaknya juga terus berkoordinasi dengan RPH terkait pemeliharaan peralatan.

“Untuk selanjutnya kami selalu berkoordinasi dengan RPH untuk pemeliharaan alat-alatnya,” imbuhnya.

Namun, berdasarkan informasi mengenai penanganan kerusakan di lapangan, perbaikan justru dilakukan oleh tim RPH TOW. Perbaikan tersebut disebut bersifat minor sehingga dapat ditangani secara mandiri oleh tim teknik internal.

Sebelumnya, sejumlah sarana dan prasarana operasional di RPH TOW dilaporkan mengalami kerusakan. Fasilitas yang menjadi perhatian antara lain sambungan konstruksi besi kandang sapi, pintu bongkar sapi, sistem pengunci restrabox, rel pintu geser, hingga mesin rotary untuk pemotongan babi.

Kerusakan tersebut menjadi perhatian karena fasilitas itu berkaitan dengan kegiatan operasional di rumah potong hewan. Penanganan dan pemeliharaan diperlukan agar peralatan dapat digunakan sesuai fungsinya.

Direktur Utama Perseroda RPH Surya, Fajar Isnugroho, sebelumnya menyampaikan bahwa perbaikan sejumlah fasilitas telah ditangani tim teknik internal.

“Pengelasan dan perbaikan pintu geser gangway di TOW sudah terselesaikan. Semua kerusakan sarana prasarana operasional pemotongan di TOW yang dilaporkan rusak segera diperbaiki tim teknik,” kata Fajar, Rabu (14/10) kemarin.

Ia menyebut perbaikan tersebut merupakan bagian dari pelayanan kepada mitra jagal sapi di RPH Unit Tambak Osowilangon. Menurutnya, kerusakan yang ditangani tergolong ringan dan merupakan bagian dari perbaikan serta perawatan fasilitas.

Baca Juga :  Pengemis Musiman Menjamur di Surabaya, Satpol PP Tingkatkan Patroli

Perbaikan dan tanggung jawab penyedia

Pernyataan Dinas DPRKPCKTR mengenai permintaan perbaikan kepada penyedia menjadi penting untuk memperjelas tindak lanjut atas kerusakan fasilitas tersebut. Terlebih, perbaikan di lapangan disebut dilakukan oleh tim internal RPH TOW.

Kejelasan mengenai jenis kerusakan, pihak yang bertanggung jawab melakukan perbaikan, serta tindak lanjut dari penyedia diperlukan agar pemeliharaan fasilitas berjalan sesuai ketentuan.

Hingga kini, perlu dipastikan lebih lanjut apakah penyedia telah melakukan pemeriksaan atau perbaikan terhadap seluruh kerusakan yang dilaporkan, serta bagaimana pembagian tanggung jawab pemeliharaan antara penyedia dan pengelola RPH TOW. (cit)