Jalur Pendakian Arjuno-Welirang Dibuka Lagi 26 September, Pendaki Wajib Patuhi SOP

oleh -225 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Foto: dok UPT Tahura Raden Soerjo

KILASAJTIM.COM, Pasuruan – Kabar baik bagi pendaki Gunung Arjuno-Welirang. Jalur pendakian yang sempat ditutup akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) akan kembali dibuka mulai Sabtu (26/9/2026).

Kepala UPT Tahura Raden Soerjo Agustiningtyas Marini mengatakan pembukaan dilakukan setelah pihaknya melakukan monitoring kondisi kawasan pascakebakaran.

“Per tanggal 26 September 2026, pendakian Gunung Arjuno-Welirang resmi kami buka kembali,” kata Tyas dalam keterangannya yang dikutip, Kamis (24/9/2026).

Meski dibuka kembali, pendaki tidak bisa langsung naik begitu saja. Setiap calon pendaki wajib memahami dan mematuhi standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di kawasan Tahura Raden Soerjo.

Informasi mengenai ketentuan pendakian dapat diakses melalui situs resmi Tahura Raden Soerjo.

Pemesanan tiket pendakian sudah dapat dilakukan mulai Rabu (23/9/2026) melalui aplikasi SiPENERANG dan laman resmi Tahura Raden Soerjo.

Pada pekan pertama pembukaan, pengelola memprioritaskan kuota bagi pendaki yang sebelumnya sudah mengajukan penjadwalan ulang (reschedule) akibat penutupan jalur.

Kebijakan tersebut diberikan sebagai tindak lanjut atas pembatalan pendakian saat kawasan masih ditutup karena karhutla.

Dibukanya kembali jalur bukan berarti pengawasan terhadap kawasan dihentikan. Pengelola tetap melakukan pemantauan secara ketat untuk memastikan kondisi pendakian aman.

Pengelola juga mengingatkan bahwa jalur dapat kembali ditutup sewaktu-waktu jika kondisi tidak memungkinkan.

“Pendakian dapat kami tutup sewaktu-waktu apabila terjadi cuaca ekstrem atau kondisi darurat lainnya,” ujar Tyas.

Sebelumnya, jalur pendakian Gunung Arjuno-Welirang ditutup sejak 19 Agustus 2026 setelah terjadi kebakaran hutan di kawasan Tahura Raden Soerjo.

Kini jalur kembali dibuka, tetapi pendaki tetap diminta mengikuti seluruh aturan dan memperhatikan kondisi cuaca sebelum berangkat. (cit)

Baca Juga :  Musibah Covid19, Jasa Kontruksi Bukukan Kinerja Merah Pada Triwulan Pertama