Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall di Surabaya, Empat Wakil Indonesia Kejar Gelar Asia Tenggara

oleh -307 Dilihat
Serunya aksi para gamers di Grand Finals FFWS SEA 2026 Fal yang berlangsung di Tunjungan Plaza 3 Surabaya, Minggu (20/9/2026). (kilasjatim.com/nova)

KILASJATIM.COM, Surabaya –  Empat wakil  Indonesia  Bigetron by Vitality, ONIC, RRQ Kazu, dan MBR Omega  membawa misi yang sama untuk membanggakan Indonesia melalui prestasi di panggung Asia Tenggara.

Keempatnya akan menghadapi delapan wakil Thailand dan Vietnam untuk memperebutkan gelar juara serta bagian dari total prize pool senilai US$300.000. Delapan peserta terbaik juga akan lolos ke kejuaraan dunia FFWS Global Finals 2026 di Bangkok.

Garena, developer dan publisher game global terkemuka, hari ini menggelar Grand Finals Free Fire World Series Southeast Asia (FFWS SEA) 2026 Fall di Convention & Exhibition Hall, Tunjungan Plaza 3, Surabaya. Babak puncak kompetisi esports Free Fire tingkat Asia Tenggara ini mempertemukan 12 finalis terbaik dari Indonesia, Thailand, dan Vietnam.

Grand Finals hari ini menjadi kesempatan penting bagi Indonesia untuk menambah prestasi di tingkat Asia Tenggara. Sejak FFWS SEA pertama kali digelar pada 2024, Indonesia baru Ajang ini juga melanjutkan kehadiran kompetisi internasional Free Fire di Indonesia selama tiga tahun berturut-turut.

Setelah FFWS SEA 2024 Fall di Surabaya dan FFWS Global Finals 2025 di Jakarta, panggung regional tersebut kini kembali ke Kota Pahlawan dengan lokasi, format pertandingan, susunan finalis, dan pengalaman pengunjung yang berbeda.

Game Producer Garena Free Fire Indonesia, Christiandy Franciscus, merasa  senang dapat kembali menghadirkan Grand Finals FFWS SEA di Surabaya.

“Bagi kami, FFWS bukan hanya panggung bagi para pemain terbaik di Asia Tenggara, tetapi juga perayaan untuk komunitas yang telah tumbuh bersama Free Fire. Tahun ini, kami ingin para penggemar ikut menjadi bagian dari perayaan tersebut, baik dengan hadir langsung di Surabaya maupun menyaksikan kompetisi secara daring, sekaligus menghadirkan lebih banyak pengalaman Free Fire yang dapat dinikmati oleh masyarakat luas,” ujarnya  lepada media di Surabaya, Minggu (20/9/2026).

Baca Juga :  Perundungan Merupakan Sikap Yang Dapat Memecah Belah Bangsa

Ditambahkan  Christiandy Franciscus,  energi dan antusiasme yang  dirasakan di Surabaya pada 2024 menjadi alasan kuat untuk kembali.

“Tahun ini, kami ingin menjadikan Grand Finals semakin berkesan serta memberikan kesempatan bagi para penggemar di seluruh Indonesia untuk kembali mendukung empat wakil Indonesia yang bertanding di kandang sendiri,” lanjut Christiandy.

Christiandy Franciscus,  Game Producer Garena Free Fire Indonesia bersama Hazmi Iskandar, Head of Free Fire Esports Indonesia  saya presscon dengan media di Surabaya Mi ggu 20/9/2026) (kilasjatim.com/nova) 

Empat Perjalanan, Satu Harapan Indonesia

Bigetron by Vitality, ONIC, RRQ Kazu, dan MBR Omega hadir dengan identitas dan perjalanan masing-masing. Meski saling berkompetisi, keempatnya membawa misi yang sama untuk membanggakan Indonesia melalui prestasi di panggung Asia Tenggara.

Dukungan langsung dari publik Surabaya diharapkan menjadi energi tambahan dalam perjuangan mereka. Namun, jalan menuju gelar tidak akan mudah. Para wakil Indonesia akan menghadapi lawan kuat dari Thailand dan Vietnam, termasuk Buriram United Esports.

Tim asal Thailand tersebut menjuarai FFWS SEA 2024 Fall di Surabaya, kemudian menjadi juara dunia melalui FFWS Global Finals 2025 di Jakarta. Persaingan juga akan diramaikan Secret WAG dari Vietnam yang datang sebagai juara bertahan FFWS SEA.

Penentuan Gelar Juara Lewat Format Champion Rush satu kali menjadi juara melalui kemenangan ONIC pada musim 2025 Spring di Vietnam. Belum ada wakil Indonesia yang berhasil mengangkat trofi FFWS SEA ketika Grand Finals berlangsung di tanah air.

Surabaya Kembali Menjadi Tuan Rumah Panggung Esports Asia Tenggara

Kehadiran FFWS SEA 2026 Fall melanjutkan perjalanan Surabaya bersama komunitas esports Free Fire. Kota Pahlawan sebelumnya menjadi tuan rumah Grand Finals FFWS SEA 2024 Fall, yang menandai kembalinya turnamen internasional Free Fire ke Indonesia setelah terakhir kali digelar pada 2019.

Baca Juga :  Singapura Tak Mau Pragmatis Hadapi Indonesia di Laga Penentuan Piala AFF 2026

Sebelum Grand Finals, seluruh finalis telah menjalani enam pertandingan Point Rush pada 19 September 2026. Hasil babak tersebut memberikan headstart points sebagai modal awal bagi setiap peserta pada hari penentuan.

Gelar juara akan ditentukan melalui format Champion Rush. Sebuah tim harus terlebih dahulu mencapai sedikitnya 110 poin untuk memperoleh status Champion Rush, kemudian meraih Booyah untuk mengakhiri turnamen sebagai juara.

Format ini menjaga persaingan tetap terbuka hingga pertandingan terakhir. Konsistensi dalam mengumpulkan poin harus diikuti kemampuan memenangkan pertandingan ketika kesempatan merebut gelar terbuka.

Empat tim dari Indonesia, Bigetron by Vitality, ONIC, RRQ Kazu dan MBR Omega didampingi Adi Gustiawan atau Coach Adyy, Pelatih RRQ Kazu Christiandy  bersama Aby Siliwangi Jaya Kusuma atau RRQ Abaaay, Pemain RRQ Kazu saat presscon di Surabaya, Minggu (20/9/2026). (kilasjatim.com/nova) 

Perayaan Free Fire Bersama Masyarakat Surabaya Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall tidak hanya menghadirkan pertandingan esports papan atas, tetapi juga menjadi perayaan bagi komunitas Free Fire dan masyarakat Surabaya.

Pengunjung dapat menikmati berbagai aktivitas di atrium mal, mulai dari Booyah Wall, Shrinking Zone, Booyah Hunt, hingga Photo Booth bertema FFWS SEA 2026 Fall. Tersedia pula area Watch Party dan turnamen komunitas yang dapat dinikmati secara gratis.

Grand Finals FFWS SEA 2026 Fall berlangsung hari ini, Minggu, 20 September 2026, mulai pukul 13.00 WIB di Convention & Exhibition Hall, Tunjungan Plaza 3, Lantai 6, Surabaya. Mari dukung wakil Indonesia meraih prestasi di FFWS SEA 2026 Fall. (nov)