Prabowo Hadiri 1 Abad Gontor, Khofifah Dorong Pendidikan Islam Adaptif

oleh -145 Dilihat
Istimewa

KILASJATIM.COM, Ponorogo – Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri peringatan satu abad Pondok Modern Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo.

Dalam kunjungan kerja tersebut, Prabowo didampingi Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Khofifah mengatakan usia 100 tahun menjadi bukti panjangnya perjalanan Gontor sebagai lembaga pendidikan yang mampu bertahan, berkembang, dan beradaptasi dengan perubahan zaman.

Menurut dia, Gontor tidak hanya berperan dalam pendidikan agama, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian, kepemimpinan, dan kemampuan intelektual para santrinya.

“Seratus tahun bukan sekadar angka. Ini adalah perjalanan panjang yang menunjukkan bagaimana sebuah lembaga pendidikan mampu bertahan, berkembang, beradaptasi, sekaligus terus memberikan kontribusi bagi masyarakat dan bangsa,” ujar Khofifah seperti dikutip pada rilisnya, Minggu, 20/9/2026.

Khofifah menilai model pendidikan Gontor relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Sistem pendidikan Gontor memadukan pendidikan agama dan pengetahuan umum, termasuk penguasaan bahasa Arab dan Inggris, kedisiplinan, serta pembentukan kepribadian.

Dia menyebut perkembangan teknologi digital, kecerdasan artifisial (AI), perubahan kebutuhan dunia kerja, dan tantangan sosial generasi muda membutuhkan sistem pendidikan yang mampu membangun daya adaptasi tanpa kehilangan nilai dan jati diri.

“Ke depan, pendidikan membutuhkan kemampuan untuk beradaptasi dengan perubahan tanpa kehilangan jati diri,” katanya.

Khofifah juga berharap pengalaman Gontor dapat menjadi inspirasi bagi penguatan ekosistem pesantren di Jawa Timur agar mampu melahirkan generasi dengan kompetensi global sekaligus berakar pada nilai keagamaan, kebangsaan, dan budaya.

Sementara itu, Prabowo menyampaikan apresiasi terhadap Gontor yang selama satu abad telah melahirkan banyak tokoh dan menjadi inspirasi bagi lembaga pendidikan modern.

Prabowo menyoroti Panca Jiwa Gontor yang mencakup keikhlasan, kesederhanaan, berdikari, ukhuwah Islamiyah, dan kebebasan.

Menurut Prabowo, nilai tersebut perlu menjadi pemicu bagi generasi muda untuk belajar dan membangun bangsa yang kuat.

Baca Juga :  Pastikan Kasus Monkeypox di Jatim Nihil, Gubernur Khofifah Imbau Warga Tenang dan Tetap Terapkan Protokol Kesehatan

“Saya kira ini harus mendorong dan memicu suatu kehendak. Kehendak untuk belajar sungguh-sungguh, kehendak untuk membangun bangsa Indonesia yang kuat,” ujar Prabowo.

Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor KH Hasan Abdullah Sahal mengatakan peringatan satu abad bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk bersyukur atas perjalanan Gontor.

Rangkaian satu abad Gontor ditandai dengan penyerahan buku Gontor untuk Indonesia dan Mushaf Al Quran cetakan Gontor. Momentum tersebut juga ditandai dengan peresmian Fakultas Kedokteran Universitas Darussalam (Unida) Gontor sebagai legacy 100 tahun Gontor yang ditandatangani Prabowo.(Den/Fri)