Persebaya Waspadai Bhayangkara di Laga Perdana Super League 2026/27

oleh -57 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Coach Bernardo Tavares (Foto: dok @officialpersebaya)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya mengawali perjalanan di Super League 2026/27 dengan tantangan berat. Bajol Ijo akan bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Lampung, Sabtu (5/9/2026).

Pelatih Persebaya Bernardo Tavares meminta anak asuhnya tidak terlena dengan keberhasilan menjuarai Piala Presiden 2026. Menurutnya, kompetisi baru menghadirkan tantangan berbeda, terlebih Bhayangkara juga mengalami perubahan komposisi dan karakter permainan.

“Kami memperkirakan pertandingan akan berjalan sulit. Kami tidak memiliki banyak referensi untuk melihat bagaimana Bhayangkara bermain dengan karakter barunya,” kata Tavares dalam konferensi pers kemarin yang dikutip, Sabtu (5/9/2026).

Minimnya referensi membuat Persebaya harus siap menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan. Tavares menilai laga perdana selalu memiliki tantangan tersendiri karena tim belum sepenuhnya memiliki gambaran tentang kekuatan lawan.

Kewaspadaan Tavares juga tidak lepas dari catatan pertemuan musim lalu. Bhayangkara menjadi salah satu tim yang mampu menyulitkan Persebaya di Super League 2025/26.

Dalam dua pertemuan, Persebaya tidak mampu meraih kemenangan. Bajol Ijo bermain imbang saat bertandang ke markas Bhayangkara pada putaran pertama.

Saat giliran menjamu Bhayangkara di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Persebaya justru kalah 1-2.

Catatan tersebut menjadi pengingat bagi Tavares agar timnya tidak menganggap enteng laga pembuka musim ini.

“Musim lalu Bhayangkara berhasil mengalahkan kami 2-1 di GBT. Jadi, kami punya alasan untuk memberi perhatian lebih pada pertandingan ini,” ujarnya.

Tavares meminta pemain belajar dari hasil tersebut, tetapi tidak terjebak pada masa lalu. Fokus utama Persebaya kini adalah pertandingan pertama musim baru.

Persebaya datang ke laga pembuka dengan modal positif. Mereka baru saja mengangkat trofi Piala Presiden 2026.

Baca Juga :  Persebaya vs PSM 1-0, Bajul Ijo Putus Dua Kekalahan

Namun, Tavares menilai keberhasilan di turnamen pramusim itu tidak otomatis membantu Persebaya meraih kemenangan di Super League.

“Kami tidak boleh terlalu melihat apa yang sudah kami lakukan sebelumnya. Hasil bagus di Piala Presiden tentu membuat kami senang, tetapi itu tidak akan membantu memenangkan pertandingan besok,” katanya.

Menurut Tavares, setiap pertandingan harus dihadapi sebagai cerita baru. Karena itu, pemain diminta kembali bekerja keras dan menunjukkan keinginan untuk meraih hasil terbaik.

“Bagi saya, apa yang sudah terjadi sebelumnya adalah sejarah. Besok adalah pertandingan baru dan kami harus memberikan yang terbaik,” tegasnya.

Persebaya pun akan mengawali musim baru dengan satu misi: membawa pulang hasil positif dari Lampung sekaligus membuktikan bahwa gelar Piala Presiden bukan sekadar modal kepercayaan diri, melainkan awal dari target yang lebih besar di Super League. (cit)