Muktamar ke-35 NU Dibuka Prabowo, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jombang

oleh -197 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen I Made Agus Prasatya. (Foto: dok Korlantas Polri)

KILASJATIM.COM, Jombang – Ribuan ulama, delegasi, dan penggembira Nahdlatul Ulama (NU) diperkirakan memadati Jombang, Jawa Timur, selama Muktamar ke-35 NU. Polisi pun menyiapkan pengamanan dan pengaturan lalu lintas untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan.

Muktamar ke-35 NU dijadwalkan dibuka Presiden Prabowo Subianto di Lapangan Untung Suropati, Tambakberas, Jombang, hari ini pukul 15.00 WIB. Rangkaian muktamar berlangsung hingga Senin (31/8/2026), dengan pusat kegiatan di Pondok Pesantren Bahrul Ulum.

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri bersama Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Jawa Timur memperkuat pengamanan di sejumlah titik yang diprediksi mengalami peningkatan volume kendaraan.

“Langkah strategis ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume kendaraan seiring kedatangan ribuan ulama, delegasi, dan penggembira,” kata Direktur Penegakan Hukum (Dirgakkum) Korlantas Polri Brigjen I Made Agus Prasatya dikutip dari laman resmi Korlantas Polri, Kamis (27/8/2026).

Pengamanan tidak hanya menyasar rombongan peserta muktamar. Polisi juga memastikan aktivitas masyarakat tetap berjalan dan peningkatan arus kendaraan tidak menimbulkan gangguan lalu lintas.

“Kegiatan kita tidak hanya mengatur kendaraan rombongan peserta muktamar, tetapi juga memastikan masyarakat dapat beraktivitas tanpa terganggu,” ujarnya.

Personel Disiagakan di Titik Padat

Agus meminta jajaran kepolisian di wilayah Jawa Timur menyiapkan personel dan pola pengaturan lalu lintas secara matang. Langkah tersebut diperlukan untuk menghadapi potensi kepadatan kendaraan selama muktamar berlangsung.

“Kami juga mendorong jajaran kewilayahan, khususnya Ditlantas Polda Jawa Timur, untuk mempersiapkan personel serta pola pengaturan lalu lintas secara matang,” kata Agus.

Personel akan ditempatkan di sejumlah titik untuk mengatur arus, memberikan informasi, sekaligus membantu masyarakat ketika terjadi kepadatan.

Aspek keselamatan juga menjadi perhatian. Polisi tidak hanya berfokus menjaga kelancaran perjalanan peserta, tetapi juga memastikan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas bagi pengguna jalan lainnya.

Baca Juga :  Long Weekend, 98 Ribu Penumpang Padati Pelabuhan Ketapang

“Penguatan pengamanan lalu lintas ini sekaligus menjadi bagian dari kesiapan Polri menyambut salah satu agenda besar NU tahun ini,” ujarnya.

Muktamar Bahas Arah NU 25 Tahun ke Depan

Muktamar ke-35 NU berlangsung pada 27-31 Agustus 2026 di Kabupaten Jombang. Forum tertinggi NU tersebut akan membahas sejumlah agenda strategis organisasi.

Pembahasan antara lain mencakup roadmap NU 25 tahun ke depan, nilai keulamaan, digitalisasi, kaderisasi, hingga sidang pleno tata tertib dan laporan program.

Salah satu agenda yang paling dinantikan adalah pemilihan Rais Aam dan Ketua Umum PBNU.

Dengan jumlah peserta yang besar dan agenda strategis yang dibahas, muktamar menjadi momentum penting bagi Nahdliyin untuk menentukan arah kebijakan serta kepemimpinan NU untuk periode mendatang. (cit)