KRI dr Soeharso Bawa Bantuan dan Operasi Korban Gempa Manggarai

oleh -109 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
KRI dr Soeharso Bawa Bantuan dan Tangani Korban Gempa di Manggarai. (Foto: dok Dinas Penerangan Koarmada II)

KILASJATIM.COM, Surabaya – KRI dr. Soeharso-990 tiba di Pelabuhan Reo, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), membawa bantuan logistik, personel, dan alat berat untuk warga terdampak gempa. Kapal rumah sakit milik TNI Angkatan Laut (AL) itu sekaligus menangani korban yang mengalami luka akibat tertimpa bangunan.

KRI dr. Soeharso tiba di Pelabuhan Reo pada Jumat (21/8/2026) setelah berlayar dari Surabaya. Kapal tersebut merupakan salah satu dari lima unsur KRI dan dua helikopter yang dikerahkan TNI AL dalam penanganan bencana di wilayah Manggarai.

Setelah bersandar, personel Korps Marinir Pasmar-2 langsung mendirikan Posko Penanggulangan Bencana Alam (Gulbencal) TNI AL di halaman SDK Kedindik, Kelurahan Wangkung, Kecamatan Reo.

Posko tersebut dilengkapi rumah sakit lapangan dan dapur lapangan untuk memenuhi kebutuhan dasar sekaligus memberikan layanan kesehatan kepada warga terdampak.

“Kehadiran fasilitas tersebut menjadi salah satu bentuk kesiapsiagaan TNI AL dalam memberikan pelayanan kesehatan serta dukungan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak bencana,” kata Panglima Koarmada II sekaligus Komandan Satgas Gulbencal TNI AL Laksda TNI I Gung Putu Alit Jaya dalam keterangan tertulisnya yang dikutip dari Dinas Penerangan Koarmada II, Sabtu (22/8/2026).

Selain membawa logistik, KRI dr. Soeharso-990 langsung difungsikan sebagai fasilitas medis bagi korban gempa.

Dua warga yang diduga mengalami patah tulang setelah tertimpa bangunan dibawa ke kapal untuk menjalani pemeriksaan dan penanganan. Salah satunya bahkan harus menjalani operasi pemasangan pen yang dilakukan tim medis di atas KRI dr. Soeharso-990.

Kehadiran kapal rumah sakit ini menjadi bagian dari upaya TNI AL memperluas layanan kesehatan bagi warga yang terdampak gempa, terutama mereka yang membutuhkan penanganan medis lebih lanjut.

Baca Juga :  Justin Bieber Rilis Album Kejutan Baru Bertajuk ‘Swag II’

Sebelum KRI dr. Soeharso tiba, KRI Bung Hatta-370 lebih dulu bersandar di Kabupaten Manggarai pada Rabu (19/8/2026).

Kapal tersebut membawa 1.150 paket sembako bantuan dari Presiden serta 200 tenda keluarga dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Bantuan kemudian disalurkan kepada warga di tiga wilayah, yakni Desa Waso, Desa Robek, dan Desa Wangkung.

Laksda Alit turut meninjau proses pembongkaran bantuan dari KRI dr. Soeharso-990 serta operasional Posko Gulbencal TNI AL. Peninjauan dilakukan untuk memastikan bantuan dan pelayanan berjalan aman, tertib, serta tepat sasaran.

Penanganan bencana di Manggarai merupakan bagian dari operasi TNI AL di wilayah Pulau Flores. Laksda Alit sebelumnya memimpin penanganan bencana di Flores pada Kamis (20/8/2026).

Sehari setelahnya, Jumat (21/8/2026), dia mendampingi Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung kondisi masyarakat yang terdampak gempa di Kecamatan Reo.

Dengan kapal rumah sakit, posko kesehatan, dapur lapangan, serta distribusi sembako dan tenda, TNI AL memperkuat penanganan kebutuhan warga Manggarai setelah gempa. (cit)