Persiapan Muktamar Ke-35 NU di Tambakberas Capai 85 Persen

oleh -255 Dilihat

KILASJATIM.COM – Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Miftachul Akhyar meninjau langsung kesiapan pelaksanaan Muktamar Ke-35 NU di Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, Kamis (20/8/2026).

Dalam peninjauan tersebut, Rais Aam didampingi Sekretaris Jenderal PBNU sekaligus Ketua Organizing Committee (OC) Muktamar Ke-35 NU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), Bendahara Umum PBNU Agus Gudfan Arief, Ketua Steering Committee (SC) Prof Mohammad Nuh, serta perwakilan tuan rumah KH Hasib Wahab dan KH Abdurozaq Sholeh.

Kunjungan diawali dari lokasi registrasi peserta di MTs Bahrul Ulum. KH Miftachul Akhyar melihat secara langsung kesiapan pelayanan registrasi sebelum melanjutkan peninjauan ke salah satu lokasi penginapan peserta di Gedung Madrasah Muallimin Muallimat.

Di lokasi tersebut, Rais Aam turut mengecek fasilitas yang disiapkan panitia, termasuk mencoba langsung kasur yang nantinya digunakan peserta muktamar.

Rombongan kemudian meninjau lokasi persidangan pleno di gedung serbaguna pesantren, area bazar, hingga lapangan desa yang akan menjadi lokasi pembukaan Muktamar Ke-35 NU.

Di lapangan, KH Miftachul Akhyar melihat langsung proses pembangunan tenda serta berbagai fasilitas pendukung yang tengah dipersiapkan untuk pembukaan muktamar.

Ketua OC Muktamar Ke-35 NU Saifullah Yusuf mengatakan, berdasarkan hasil peninjauan, secara keseluruhan persiapan penyelenggaraan muktamar telah mencapai lebih dari 85 persen.

Waktu yang tersisa akan dimanfaatkan PBNU bersama panitia lokal untuk menyelesaikan berbagai kebutuhan hingga hari pembukaan yang dijadwalkan berlangsung Kamis, 27 Agustus 2026.

“Alhamdulillah kita bersyukur dan bergembira karena semua yang kita rencanakan berjalan dengan baik. Persiapannya sudah lebih dari 85 persen. Waktu yang tersisa akan kita manfaatkan sebaik mungkin,” kata Gus Ipul.

Menurutnya, pengecekan akan terus dilakukan secara rinci, mulai dari akomodasi, konsumsi, lokasi persidangan, hingga pelayanan bagi peserta dan masyarakat yang hadir.

Baca Juga :  Lora se Madura Sepakat Bersatu Demi Kepentingan Rakyat

Tambakberas telah menyiapkan akomodasi untuk lebih dari 3.000 peserta resmi muktamar. Kebutuhan konsumsi juga telah dipersiapkan, termasuk dapur umum untuk melayani para peserta dan partisipan dari berbagai daerah.

“Tempat persidangan juga terus disiapkan. Insyaallah seluruh kebutuhan utama muktamar bisa selesai sesuai jadwal,” ujarnya.

PBNU Surati Presiden Prabowo

Gus Ipul juga menyampaikan bahwa PBNU telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto untuk membuka secara langsung Muktamar Ke-35 NU.

“PBNU sudah bersurat kepada Presiden untuk berkenan membuka langsung Muktamar Ke-35. Semoga waktunya cocok,” katanya.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas, pemerintah daerah, Pemerintah Provinsi Jawa Timur, tokoh lintas agama, serta seluruh pihak yang turut mendukung persiapan muktamar.

Menurut Gus Ipul, dukungan dan kerja bersama tersebut sangat penting mengingat panitia hanya memiliki waktu sekitar 50 hari untuk mempersiapkan penyelenggaraan muktamar sejak lokasi ditetapkan.

Materi Persidangan Hampir Rampung

Sementara itu, Ketua SC Muktamar Ke-35 NU Prof Mohammad Nuh mengatakan persiapan substansi muktamar juga hampir rampung. Seluruh materi persidangan telah memasuki proses percetakan dan disiapkan dalam format digital.

“Persidangan-persidangan juga sudah disiapkan. Daftar peserta tetap sekarang sudah sekitar 95 persen,” kata Prof Nuh.

Ia berharap Muktamar Ke-35 NU dapat berjalan sesuai semangat yang sejak awal dibangun, yakni senang, gembira, dan bermartabat.

Menurut Prof Nuh, Muktamar Ke-35 memiliki arti khusus karena menjadi muktamar pertama NU pada abad keduanya dan diselenggarakan di salah satu pesantren yang memiliki akar sejarah kuat dengan para muassis atau pendiri NU.

“Ini muktamar pertama di abad kedua NU. Tempatnya juga khusus. Karena itu, mari bersama-sama kembali kepada ruh dan jiwa NU: guyub, senang, rukun, dan semuanya berorientasi pada kemaslahatan,” ujarnya.

Baca Juga :  TKD Dipotong, Surabaya Ganti Haluan di Peningkatan Jaringan Jalan

Prof Nuh memperkirakan warga NU dari berbagai daerah yang akan hadir di sekitar lokasi muktamar dapat mencapai lebih dari 10 ribu orang.

Dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan muktamar juga terus berdatangan. Bentuk dukungan tersebut antara lain berupa sumbangan beras, sapi, hingga berbagai kebutuhan lain untuk mendukung kelancaran kegiatan.

Salah satu perwakilan tuan rumah, KH Hasib Wahab, mengatakan dengan waktu kurang dari satu pekan, pekerjaan panitia kini memasuki tahap penyelesaian akhir di sejumlah titik.

“Nanti malam juga akan dilaksanakan istighotsah dan doa bersama. Mudah-mudahan pelaksanaan muktamar dan seluruh persidangannya berjalan kondusif, sejuk, tenang, dan gembira,” katanya. (DPY)