KILASJATIM.COM, Surabaya – Final Lomba Ping Pong Yos Sudarso yang digelar Jurnalis Dewan Surabaya (JUDES) menghadirkan drama tiga set penuh ketegangan. Sempat tertinggal di set pertama, pasangan Wahyu Dodi alias Kebo dan Lutfi berhasil bangkit hingga merebut gelar juara usai mengalahkan Indra dan Jaeni di Lobby Gedung DPRD Kota Surabaya, Kamis (6/8/2026).
Turnamen dalam rangka menyemarakkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan tema “Sehat Berkarya dengan Tenis Meja” itu berlangsung sengit sejak awal pertandingan.
Pasangan Indra-Jaeni tampil dominan pada set pertama. Permainan agresif keduanya membuat Wahyu-Lutfi kesulitan mengembangkan permainan hingga harus menyerah dengan skor 11-7.
Namun, kondisi tersebut justru membangkitkan perlawanan Wahyu-Lutfi. Mereka mengubah strategi pada set kedua dengan memperkuat serangan balik dan bermain lebih kompak. Hasilnya, pasangan tersebut mampu membalikkan keadaan dan menang 11-5 untuk memaksa laga berlanjut ke set penentuan.
Pada set ketiga, momentum berada di tangan Wahyu-Lutfi. Tekanan demi tekanan membuat Indra-Jaeni kehilangan ritme permainan. Wahyu dan Lutfi akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 11-4 sekaligus memastikan diri sebagai juara.
Usai pertandingan, Wahyu Dodi mengaku tidak menyangka bisa keluar sebagai pemenang. Apalagi, pasangan dalam turnamen tersebut ditentukan melalui sistem undian sehingga kekompakan menjadi tantangan tersendiri.
“Alhamdulillah bisa juara, kami juga tidak menyangka. Awalnya sempat canggung karena pasangan hasil undian, tapi akhirnya bisa kompak dan sedikit keberuntungan membantu,” ujar Wahyu.
Ia juga memberikan apresiasi kepada lawannya yang dinilai tampil kuat dan membuat pertandingan berjalan ketat hingga tiga set.
“Saya berterima kasih kepada Mas Lutfi dan mengapresiasi Mas Indra serta Pak Jaeni yang memberikan permainan terbaik. Pertandingan ini cukup menguras tenaga,” katanya.
Turnamen Ping Pong Yos Sudarso JUDES 2026 berlangsung selama tiga hari sejak 4 Agustus. Wahyu turut mengapresiasi panitia, peserta, serta seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.
Menurutnya, ajang seperti ini tidak hanya menjadi wadah olahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan antarjurnalis dan mitra kerja di lingkungan DPRD Kota Surabaya.
“Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut dan membuat seluruh rekan-rekan jurnalis semakin kompak serta bersatu,” pungkas Wahyu. (DRA)
