Menhub Ungkap Kendala Evakuasi Korban KMP Mutiara Sentosa 2 dan Evaluasi Operator

oleh -74 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Foto: Istimewa

KILASJATIM.COM, Surabaya – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengungkap sejumlah kendala yang dihadapi tim gabungan saat mengevakuasi korban kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2 di perairan utara Madura. Hambatan utama berasal dari keterbatasan komunikasi dengan kapal-kapal yang masih berada di laut sehingga proses pendataan korban belum bisa dilakukan secara real time.

Menurut Dudy, sebagian kapal penolong belum dapat dihubungi karena masih dalam perjalanan menuju pelabuhan. Kondisi itu membuat pemerintah harus melakukan verifikasi secara bertahap untuk memastikan jumlah korban yang telah dievakuasi.

“Ada beberapa kapal yang belum terjangkau sarana komunikasi. Yang terpenting bagi kami adalah memastikan secara faktual jumlah korban yang sudah dievakuasi karena sebagian kapal masih dalam perjalanan,” kata Dudy di Terminal Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, Senin (3/8/2026).

Selain kendala komunikasi, proses evakuasi juga diperumit dengan perpindahan korban dari satu kapal ke kapal lain di tengah laut. Sejumlah kapal penolong tidak dapat langsung kembali ke Surabaya sehingga korban harus dipindahkan ke kapal lain yang menuju pelabuhan.

“Ada kapal yang melakukan transfer korban karena tidak bisa kembali ke Tanjung Perak. Seluruh proses itu harus kami inventarisasi agar data korban tetap akurat,” ujarnya.

Evaluasi Operator Kapal

Menhub juga memastikan Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi operator kapal bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT), terutama menyusul adanya catatan insiden kebakaran yang pernah dialami armada perusahaan pelayaran tersebut.

“Kami menunggu hasil investigasi KNKT. Kalau benar sudah dua kali terjadi, tentu akan menjadi bahan evaluasi terhadap perusahaan yang bersangkutan,” tegasnya.

Dudy menambahkan, investigasi KNKT akan menjadi dasar pemerintah untuk menentukan langkah perbaikan agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

Baca Juga :  Ditemukan Terbalik di Dasar Selat Bali, 17 Penumpang KMP Tunu Pratama Masih Hilang

Kapal Masih Mengapung

Mengenai kondisi kapal, Dudy memastikan KMP Mutiara Sentosa 2 tidak tenggelam. Kapal masih berada di lokasi kejadian dalam kondisi api telah padam, meski masih terlihat kepulan asap dari bagian dalam kapal.

Musibah kebakaran terjadi pada Minggu (2/8/2026) pagi saat kapal Ro-Ro milik PT Atosim Lampung Pelayaran berlayar dari Surabaya menuju Makassar. Kapal mengangkut 232 penumpang serta 181 unit kendaraan, yang mayoritas merupakan truk logistik.

Laporan darurat diterima Kantor SAR Surabaya sekitar pukul 08.24 WIB setelah komunikasi dengan nakhoda terputus. Saat tim penyelamat tiba sekitar 19 mil laut di utara Pulau Sapudi, kapal dilaporkan hampir seluruhnya dilalap api. Sejumlah penumpang bahkan terpaksa melompat ke laut sebelum akhirnya dievakuasi kapal-kapal yang berada di sekitar lokasi.

Hingga proses evakuasi selesai, lima penumpang dinyatakan meninggal dunia, sementara 227 lainnya berhasil diselamatkan dan telah dievakuasi ke Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya. Pemerintah masih menunggu hasil investigasi KNKT untuk memastikan penyebab kebakaran sekaligus mengevaluasi aspek keselamatan pelayaran. (cit)