Parkir Jadi Keluhan Terbanyak di Hotline Cak Eri, Tembus 1.442 Aduan

oleh -427 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Penertiban juru parkir (Foto: Ilustrasi/dok kilasjatim)

KILASJATIM.COM, Surabaya – Parkir masih menjadi persoalan yang paling banyak dikeluhkan warga Surabaya. Data Dinkominfo mencatat, sebanyak 1.442 laporan parkir masuk melalui Hotline Cak Eri dari total 9.217 aduan yang diterima sejak layanan itu diluncurkan pada 11 Mei hingga 16 Juli 2026.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Surabaya, Eddy Christijanto, mengatakan jumlah laporan sempat menurun pada Juni. Namun, sejak akhir Juni hingga pertengahan Juli, intensitas pengaduan kembali meningkat hingga lebih dari 300 laporan setiap hari.

“Di awal peluncuran memang tinggi, sempat turun pada Juni. Namun akhir Juni hingga Juli kembali meningkat, bahkan lebih dari 300 laporan per hari. Seluruh aduan kami targetkan ditindaklanjuti maksimal 1×24 jam,” kata Eddy, Jumat (17/7/2026).

Menurutnya, meningkatnya jumlah laporan menunjukkan warga semakin aktif memanfaatkan kanal pengaduan untuk menyampaikan persoalan di lingkungan masing-masing.

Eddy memastikan seluruh laporan tetap dipantau oleh Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi. Meski tidak semua pesan dibalas secara langsung, setiap aduan langsung diteruskan kepada perangkat daerah terkait untuk segera ditindaklanjuti.

“Semua laporan dibaca Pak Wali. Mungkin tidak dijawab satu per satu, tetapi langsung diteruskan ke perangkat daerah agar segera dieksekusi,” ujarnya.

Ia mengakui masih ada warga yang mempertanyakan mengapa pesannya tidak dibalas langsung oleh wali kota. Menurutnya, dengan ratusan pesan yang masuk setiap hari, fokus utama pemerintah adalah memastikan penyelesaian masalah, bukan sekadar memberikan balasan.

Pengaduan seperti jalan berlubang maupun parkir non-tunai, misalnya, langsung diteruskan ke dinas terkait. Setelah ditangani, petugas mengirimkan laporan beserta dokumentasi sebagai bukti bahwa aduan telah diselesaikan.

Hingga 16 Juli 2026, sebanyak 9.077 laporan telah diselesaikan atau sekitar 98 persen dari total aduan yang masuk. Sementara 103 laporan lainnya masih dalam proses karena baru diterima sehari sebelumnya dan masih berada dalam batas waktu penyelesaian 1×24 jam.

Baca Juga :  Surabaya Targetkan 179 TPS Terpantau CCTV, 146 Sudah Aktif

Berdasarkan data Dinkominfo Surabaya, persoalan parkir menjadi kategori aduan terbanyak dengan 1.442 laporan. Disusul masalah lalu lintas, kemacetan, dan pedagang kaki lima (PKL) sebanyak 823 laporan, serta bidang pendidikan 817 laporan, yang meningkat selama pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026.

Kategori lain yang juga banyak dilaporkan meliputi persoalan sosial kemasyarakatan (715 laporan), infrastruktur jalan (542), gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (421), fasilitas umum dan sosial (385), ketenagakerjaan (367), serta drainase atau saluran (355).

Selain melalui perangkat daerah, Eddy mengatakan Wali Kota Eri Cahyadi juga turun langsung menangani sejumlah persoalan yang memerlukan perhatian khusus. Langkah tersebut pernah dilakukan di sejumlah lokasi, seperti Jalan Nias, Tambak Wedi, hingga Sambikerep.

Tingginya tingkat penyelesaian aduan ini menunjukkan Hotline Cak Eri tidak hanya menjadi kanal penyampaian keluhan warga, tetapi juga menjadi instrumen percepatan respons pemerintah terhadap berbagai persoalan pelayanan publik di Surabaya. (cit)