KILASJATIM.COM, Kudus – Sejarah baru tercipta di arena sepakbola putri. Goal Aksis Cimahi menjadi kampiun sektor U-15 dan Akademi Persib Bandung berhasil menduduki podium tertinggi U-18 dalam gelaran seri perdana HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026.
Pada partai final yang dihelat di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/7), Goal Aksis Cimahi memastikan gelar juara usai memenangi drama adu penalti melawan Cipta Cendikia Football Academy Bogor.
Sementara itu, di sektor U-18, podium tertinggi menjadi milik Akademi Persib Bandung. Skuad Kota Kembang jadi kampiun usai menaklukan sesama tim Jawa Barat, Putri Garut dengan skor 5-0 setelah bertanding selama 2×35 menit di ajang yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation bersama HYDROPLUS ini.
Usai memastikan gelar juara, salah satu algojo Goal Aksis, Bilqis Fatimah Az Zahra, menuturkan gelar juara yang diraih bersama timnya adalah ganjaran kerja keras yang telah dijalani selama satu bulan terakhir.
“Inilah hasil latihan kami pagi dan sore, setiap hari. Kami buktikan hasilnya di panggung nasional ini,” ujar dia.
Lebih dalam, pemain bernomor punggung 10 ini berterima kasih kepada penyelenggara yang telah memberikan wadah untuk mengembangkan kemampuan bagi pesepakbola muda putri.
“Adanya HYDROPLUS Soccer League membantu kami untuk memiliki kesempatan lebih sering bertanding. Dengan sistem kompetisi berbentuk liga, kami bertanding sekali seminggu, sehingga otomatis jam terbang kami bertambah,” kata Bilqis usai melakoni laga menegangkan tersebut.
Pelatih Kepala Goal Aksis, Budi Sufarlan mengatakan kemenangan ini mengajarkan pada skuad asuhannya untuk bersikap seperti atlet profesional sejak dini, baik saat on site di lapangan maupun tetap disiplin ketika menjalani kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan agar atlet tidak kehilangan kemampuan sentuhan bola maupun kondisi fisik serta tetap menjaga motivasi untuk terus berproses menjadi pesepakbola putri handal.
“Saya ingin meyakinkan kepada pemain kami bahwa usaha keras yang dilibatkan dengan doa serta kerja keras pasti akan mendatangkan hasil yang diinginkan. Maknanya, lebih baik bekerja keras dari sekarang dan bersungguh-sungguh agar apa yang kalian impikan dapat tercapai.
Layaknya atlet profesional mereka mengisi masa libur dengan tetap aktif. Dan untuk fase berikutnya, kami tidak akan cepat puas atau statis di posisi ini. Kami ingin melampaui limit demi limit hari demi hari dengan peningkatan yang signifikan,” ucap Coach Budi.
Ditambahkan Budi, turnamen ini mendongkrak motivasi bagi atlet muda untuk rajin berlatih demi menyambut musim kompetisi. Ajang ini juga menjadi wadah penting karena mengakomodir banyak bakat yang di luar sana jarang terkena sorotan.

Akademi Persib Bandung Libas Putri Garut 5 Gol Tanpa Balas.
Sementara itu, hujan gol terjadi di partai final U-18 HYDROPLUS Soccer League 2025/2026 yang mempertemukan Akademi Persib Bandung dan Putri Garut. Empat gol untuk Akademi Persib Bandung tercipta di babak pertama lewat kolaborasi apik lini serang mereka, disusul satu gol tambahan yang terjadi di babak kedua yang menggenapkan kemenangan mereka atas lawannya.
Kapten Tim Akademi Persib Bandung, Gadhiza Asnanza menilai kemenangan ini sebagai hadiah manis atas perjuangan tim yang mau terus berkembang selama kompetisi berlangsung. Sempat menerima kekalahan di laga awal babak penyisihan, pemain bernomor 1 itu bersyukur tekad yang keras untuk mengeluarkan kemampuan terbaik untuk mengharumkan sepakbola putri Bandung ke kancah nasional bisa terwujud dengan podium tertinggi di ajang HYDROPLUS Soccer League 2025/2026.
“Pastinya saya bangga dengan tim, karena mereka tidak menyerah di awal. Yang juara itu dilihat dari siapa yang mau berlari (bekerja lebih keras). Jadi kami walaupun di awal sempat kalah dari Arema, akhirnya bisa membuktikan untuk menjadi sang juara. Gelar ini saya persembahkan untuk orang tua saya dan tim U-18 ini,” ungkap sang kiper.
Goal Aksis Cimahi (jersey merah) keluar sebagai juara HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 setelah unggul atas Cipta Cendikia FA Bogor (jersey hijau-putih) di babak final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (12/7). Imbang tanpa gol di waktu normal, Goal Aksis unggul dengan skor 4-3 di babak adu penalti. (ist/dok)
Sementara Pelatih Kepala Akademi Persib Bandung, Dian Nadia Mutiara memandang lebih luas gelar juara di HYDROPLUS Soccer League 2025/2026 sebagai kemenangan sepak bola wanita yang sudah mendapat jalan untuk terus berkembang lebih baik. Selain menumbuhkan banyak bibit muda berbakat, turnamen ini juga menjadi tempat menempa mental yang baik untuk para srikandi muda yang ingin meretas asa menjadi pesepakbola wanita profesional di masa mendatang.
“Untuk kompetisi ini, baik di regional maupun nasional, yang kami jalani sampai sekarang itu memberikan kontribusi yang sangat positif sekali untuk kemajuan dan kemampuan pemain dalam meningkatkan skill mereka. Hari ini kita bisa melihat kemampuan mereka yang sangat bagus dan merata, tidak ada ketimpangan kualitas yang mencolok. Dan saya rasa itu semua berkat adanya liga regional yang bergulir di daerah masing-masing,” Coach Dian menjabarkan.
Tingkatkan Prestasi, Gerakkan Sport Tourism
Penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 mendapat apresiasi hangat dari Bupati Kudus, Sam’ani Intakoris. Pasalnya, kompetisi sepakbola putri yang diinisiasi oleh Bakti Olahraga Djarum Foundation ini, tidak hanya menyasar pengembangan kemampuan atlet, namun juga berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat Kudus selaras dengan visi sports tourism yang sedang dijalankan oleh Pemerintah Kabupaten Kudus.
“Selamat kepada seluruh pemenang HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026 yang telah berjuang keras hingga mampu menjejakkan kaki di podium tertinggi. Mewakili masyarakat Kabupaten Kudus, kami berterimakasih kepada Bakti Olahraga Djarum Foundation dan HYDROPLUS yang telah menyelenggarakan turnamen level nasional ini. Kami percaya sepakbola putri bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. ,” kata Sam’ani.
Direktur PT Savoria Kreasi Rasa selaku produsen HYDROPLUS, Didiet Fadriana Abdulkadir mengapresiasi para pesepakbola putri muda yang telah berjuang dan mengeluarkan kemampuan terbaik di lapangan. Menurutnya, kompetisi ini merupakan bukti mulai berkembangnya sepakbola putri Indonesia.
“Sepak bola putri kini semakin mendapatkan tempat di hati masyarakat. Kami melihat ada potensi yang sangat besar pada talenta-talenta muda pesepak bola putri kita. Melalui turnamen-turnamen yang kami gulirkan ini, kami ingin membantu mewujudkan harapan masyarakat Indonesia agar kelak kita memiliki tim nasional putri yang tangguh dan mampu berbicara banyak di kancah internasional,” ujar Didiet.
Sementara itu, Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation, Yoppy Rosimin mengatakan penyelenggaraan HYDROPLUS Soccer League dan juga MilkLife Soccer Challenge secara berkesinambungan merupakan komitmen nyata terhadap perkembangan ekosistem sepakbola putri Tanah Air. Ia berharap, semakin banyak bakat-bakat bermunculan demi kejayaan sepakbola putri Indonesia di panggung dunia.
“Kami akan terus mengawal kompetisi berjenjang ini agar jalur pembinaan atlet nasional kita tidak terputus. Bahkan, kami juga memperluas kota-kota penyelenggaraan sehingga ekosistem sepakbola putri ini semakin meluas dan merata di seluruh Indonesia. Kami tidak akan mundur dalam memajukan sepak bola putri Indonesia,” Yoppy menegaskan. (nov)
