KILASJATIM.COM, Bondowoso – Pembinaan akademik yang dilakukan secara berkelanjutan di SMP Negeri 1 Bondowoso kembali membuahkan hasil. Sebanyak enam siswa sekolah tersebut berhasil menembus Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat Provinsi setelah lolos pada tahap seleksi sebelumnya.
Keberhasilan ini menjadi bukti konsistensi SMP Negeri 1 Bondowoso dalam membina peserta didik berprestasi di bidang akademik. Capaian tersebut juga tidak lepas dari kerja keras para siswa, pendampingan guru pembimbing, serta dukungan penuh dari orang tua.
Enam siswa yang akan mewakili sekolah di tingkat Provinsi terdiri dari dua peserta bidang Matematika, dua peserta bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), dan dua peserta bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Pada bidang OSN Matematika, siswa yang berhasil lolos adalah Kenzie Wijoyo Putra Rahardjo dan Ahmad Fariz Alfarizy. Sementara pada bidang OSN IPA, sekolah diwakili oleh Saif Al Islam serta Definta Alesha Putri Arifani.
Sedangkan pada bidang OSN IPS, tiket ke tingkat Provinsi berhasil diraih Muhammad Roni Husnuddikri dan Jihan Izzati Hanania.
Keberhasilan enam siswa menembus OSN tingkat Provinsi menjadi kebanggaan bagi keluarga besar SMP Negeri 1 Bondowoso. Capaian tersebut sekaligus menunjukkan konsistensi sekolah dalam membina potensi akademik peserta didik melalui pendampingan dan pembinaan yang berkelanjutan. Dengan bekal tersebut, sekolah optimistis para siswa mampu bersaing dan meraih hasil terbaik di tingkat Provinsi.
Plt Kepala SMP Negeri 1 Bondowoso, Diah Suci Wahyuni, S.Pd, mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan enam siswa melaju ke tingkat Provinsi merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan oleh sekolah melalui pendampingan intensif dari para guru.
“Prestasi ini tidak diraih secara instan. Anak-anak telah mengikuti proses pembinaan secara intensif bersama guru pembimbing, mulai dari pendalaman materi, latihan soal, hingga evaluasi secara berkala. Tahun lalu kami juga mengirimkan enam siswa untuk mengikuti seleksi OSN, namun saat itu belum berhasil melaju ke tingkat Provinsi. Kegagalan tersebut justru menjadi penyemangat bagi kami untuk terus melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas pembinaan. Alhamdulillah, tahun ini enam siswa berhasil menembus tingkat Provinsi. Ke depan, kami akan terus memaksimalkan pembinaan agar mereka semakin siap menghadapi kompetisi dan, insyaallah, mampu melangkah hingga tingkat nasional,” ujar Diah.
Ia berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus mengembangkan potensi dan tidak mudah menyerah dalam meraih prestasi. Menurutnya, keberhasilan tahun ini menjadi bukti bahwa kerja keras, pembinaan yang konsisten, serta semangat untuk bangkit dari kegagalan mampu menghasilkan prestasi yang membanggakan bagi SMP Negeri 1 Bondowoso maupun Kabupaten Bondowoso.(wan)
