Arus Balik Melandai, One Way Nasional Tol Trans Jawa Dicabut Bertahap

oleh -439 Dilihat
Oleh
Redaksi
Editor
Ilustrasi (foto: dok/ istimewa)

KILASJATIM.COM, Jakarta – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri mulai mencabut sebagian skema one way nasional arus balik Lebaran 2026 di Tol Trans Jawa. Kebijakan ini diambil setelah volume kendaraan dinilai mulai menurun.

Kepala Korlantas Polri Agus Suryonugroho mengatakan, pencabutan dilakukan pada ruas KM 414 hingga KM 263.

“Setelah sosialisasi dan sterilisasi, one way nasional dari KM 414 sampai KM 263 kami cabut,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Dengan pencabutan tersebut, ruas tol di segmen itu kembali diberlakukan normal dua arah, termasuk untuk kendaraan dari arah Pejagan menuju Semarang.

Meski demikian, rekayasa lalu lintas masih diterapkan secara parsial. One way lokal tetap diberlakukan pada ruas KM 263 hingga KM 70 arah Jakarta untuk mengantisipasi kepadatan, terutama di kawasan Cikampek.

“Dari KM 263 sampai KM 70 masih berlaku one way lokal tahap kedua,” kata Agus.

Korlantas menyebut keputusan ini diambil berdasarkan evaluasi arus balik dari Jawa Timur, Jawa Tengah, dan Daerah Istimewa Yogyakarta yang mulai melandai.

Puncak arus balik Lebaran 2026 tercatat terjadi pada 24 Maret dengan volume mencapai 256.388 kendaraan, naik 14,8 persen dibandingkan tahun lalu yang sebesar 223.163 kendaraan.

Selain itu, pengaturan lalu lintas juga diperkuat dengan pemanfaatan jalur tol fungsional untuk mengurai kepadatan, khususnya di titik pertemuan arus seperti Cikampek.

Secara keseluruhan, Korlantas memastikan arus balik masih dalam kondisi terkendali. Hingga saat ini, sekitar 58 persen kendaraan telah kembali ke Jakarta.

“Ke depan kami akan terus memantau pergerakan dan volume kendaraan menuju Jakarta,” ujar Agus.(cit)

Baca Juga :  MPM Dukung LBMM Fakultas Tehnik ITS Gelar Service Gratis