KILASJATIM.COM, Surabaya – Universitas Muhammadiyah (UM) Surabaya resmi memperkenalkan identitas baru bernama UMSURA sebagai upaya penyegaran branding dan penguatan posisi kampus di tingkat nasional maupun internasional. Transformasi ini dinilai sebagai momen penting menuju era baru yang lebih adaptif dan kompetitif.
Rektor UMSURA, Dr Mundakir, menegaskan bahwa perubahan ini tidak sekadar penyederhanaan nama, melainkan langkah strategis untuk memperluas peran kampus dalam memajukan pendidikan dan menjawab kebutuhan bangsa. “Branding ini bagian dari komitmen kami sebagai lembaga pendidikan untuk menjadi solusi bagi bangsa. Spirit globalisasi menuntut kami memberi ruang dan kesempatan yang lebih luas bagi mahasiswa dan lulusan untuk melihat peluang di luar sana,” ujarnya, Selasa (9/12/2025).
Menurut Dr Mundakir, UMSURA ingin terus berinovasi sekaligus menumbuhkan nilai kemanusiaan, moralitas, dan kebangsaan yang diwariskan kepada generasi berikutnya. Penyegaran identitas ini juga diharapkan memberi energi baru bagi para pengelola pendidikan di lingkungan kampus.
Nama UMSURA dipilih sebagai bentuk penyederhanaan dari nama sebelumnya tanpa meninggalkan identitas utama. “UM itu Universitas Muhammadiyah, SURA itu Surabaya. Kita tidak ingin menghilangkan istilah UM Surabaya yang sudah dikenal. Jadi, kami gabungkan saja menjadi UMSURA—lebih simpel, lebih mudah, tetapi tetap menjaga rekognisi yang sudah ada,” jelasnya.
Dr Mundakir mengungkapkan proses riset branding dilakukan selama enam bulan oleh tim internal, mulai pemilihan warna, perumusan makna nama, hingga penyusunan tagline dan motto baru kampus.
Dalam identitas barunya, UMSURA menggunakan warna hijau dengan gradasi dominan sebagai simbol kota Surabaya sekaligus representasi warna khas Muhammadiyah. “Kami ingin menegaskan bahwa UMSURA ini Surabaya banget. Warna hijau itu identitas Surabaya, sekaligus warna khas Muhammadiyah. Jadi, kami kombinasikan untuk memperkuat karakter kampus,” tuturnya.
Ia menambahkan bahwa kehadiran UMSURA menjadi penegasan bahwa kampus ini merupakan bagian integral dari kota Surabaya dan siap bersaing secara global tanpa meninggalkan akar lokal. Transformasi identitas ini menjadi langkah awal UMSURA dalam memperkuat posisi sebagai perguruan tinggi inovatif yang terus berkembang mengikuti dinamika pendidikan modern.(tok)
