KILASJATIM.COM, Tulungagung – Perusahaan pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia, StatsMe, menggelar pelatihan singkat service excellence bersama Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Tulungagung, Jumat (24/10), di Azana Hotel Tulungagung. Kegiatan ini diikuti sekitar 80 peserta dan berlangsung interaktif sejak awal hingga akhir sesi.
Acara dibuka oleh Pimpinan StatsMe Cabang Jawa Timur, Aulia Dwi Rahayu, yang menyampaikan apresiasi atas semangat para peserta untuk terus meningkatkan mutu pelayanan publik. Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak sesi pembukaan, menandakan komitmen kuat jajaran Dispendukcapil Tulungagung untuk menghadirkan pelayanan yang semakin prima.
Sebelum sesi utama dimulai, Kepala Dinas Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung, Nina Hartiani, memberikan sambutan. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi langkah penting dalam memperkuat kompetensi aparatur sipil negara di bidang pelayanan publik.
“Ini langkah penting untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan memperdalam pemahaman para pegawai Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung tentang service excellence,” ujarnya.
Sementara itu, Direktur Utama StatsMe, Lussi Agustin, dalam paparannya menjelaskan pentingnya penerapan prinsip service excellence dalam setiap interaksi pelayanan. Ia mencontohkan berbagai praktik terbaik dalam dunia kerja yang bisa langsung diterapkan di lingkungan Dispendukcapil.
“Service excellence perlu diterapkan demi layanan prima sehari-hari. Pegawai harus mampu memahami kebutuhan masyarakat dengan empati, kecepatan, dan profesionalisme,” jelas Lussi.
Selain pemaparan materi dan sesi tanya jawab, kegiatan juga diisi dengan permainan interaktif yang membagi peserta ke dalam beberapa kelompok. Melalui permainan ini, peserta diajak menguji pemahaman dan kemampuan mereka menerapkan konsep service excellence dalam situasi kerja nyata.
“Saya mengapresiasi antusiasme peserta yang sangat tinggi. Ini menunjukkan semangat dan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan publik,” kata Lussi.

Menurutnya, pegawai Dispendukcapil sebagai wajah pemerintah dalam layanan publik harus mampu memberikan pelayanan yang cepat, ramah, dan akurat. Selain itu, adaptasi terhadap transformasi digital juga menjadi kunci keberhasilan dalam menjawab kebutuhan masyarakat modern yang kini lebih akrab dengan layanan berbasis teknologi.
Kepala Dispendukcapil, Nina Hartiani, menambahkan bahwa pelatihan seperti ini sangat penting untuk membangun budaya kerja positif di lingkungan instansinya.
“Ini sekaligus wadah untuk saling berinteraksi dan belajar bersama. Saya harap Dispendukcapil Kabupaten Tulungagung terus berinovasi dan mampu memberikan pelayanan publik yang terbaik,” ujarnya.
Menutup kegiatan, Lussi Agustin berharap hasil pelatihan dapat diimplementasikan secara nyata di unit kerja masing-masing.
“Kami harap kegiatan ini membuat pegawai Dispendukcapil Tulungagung semakin paham tentang service excellence dan mampu menerapkannya demi layanan prima bagi masyarakat,” tandasnya.(kar)
