Persebaya Gratiskan Lagu “Song For Pride” untuk Pelaku Usaha dan UMKM

oleh -1165 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya mengambil langkah proaktif di tengah polemik royalti musik yang belakangan ramai dibicarakan. Klub berjuluk Bajul Ijo itu menegaskan lagu ikonik mereka, “Song For Pride”, bebas digunakan secara gratis oleh pelaku usaha, termasuk kafe, warung kopi, dan UMKM di ruang publik.

General Manager Persebaya, Nanang Prianto, mengatakan sejak awal pihaknya tidak pernah mempermasalahkan pemutaran maupun pembuatan cover lagu tersebut di berbagai platform. Namun, polemik royalti mendorong manajemen untuk memperjelas sikap.

“Kami mempersilakan tempat usaha, khususnya UMKM, memutar ‘Song For Pride’. Ini juga bagian dari upaya mem-Persebaya-kan lebih banyak orang di Surabaya,” ujar Nanang, Rabu (6/8/2025).

Nanang Prianto General Manager Persebaya bersama Mahardika Nurdian Syahputra pencipta “Song For Pride” saat proses penyerahan hibah lagu Song For Pride. (Foto: Media Persebaya)

Nanang menegaskan Persebaya memiliki dasar hukum yang jelas. Lagu tersebut telah diresmikan sebagai milik Persebaya setelah dihibahkan oleh penciptanya, Mahardika Nurdian Syahputra, pada 10 November 2022.

Penghibahan dilakukan tak lama setelah Persebaya memutus rekor tanpa kemenangan di Malang dengan mengalahkan Arema FC 3-2 pada laga Liga 1 2022/2023 di Stadion Kanjuruhan. Kemenangan itu dibayangi tragedi yang menewaskan 135 suporter Arema, sehingga Mahardika—akrab disapa Dika—memilih menghibahkan lagu sebagai bentuk apresiasi, bukan perayaan.

“Ini terima kasih kepada pemain, ofisial, dan manajemen yang berjuang seperti pahlawan sejati,” kata Dika.

Dika juga memberikan kuasa penuh kepada Persebaya untuk menindak pihak yang mengomersialkan lagu tersebut tanpa izin.

“Song For Pride” lahir pada akhir 2016 sebagai ungkapan cinta Dika kepada Persebaya. Sejak klub kembali ke kompetisi resmi pada 2017, lagu ini menjadi bagian tak terpisahkan dari setiap laga di Stadion Gelora Bung Tomo, dinyanyikan sebelum dan sesudah pertandingan, baik di kandang maupun tandang.

Pada September 2022, Dika memperoleh sertifikat hak cipta dari Kementerian Hukum dan HAM, yang menetapkannya sebagai pencipta resmi dan pemegang hak legal lagu tersebut.

Baca Juga :  Tiket Indonesia Vs Argentina Bisa Dibeli 5 Juni, Segini Harganya Rek!