KILASJATIM. COM, Sidoarjo — Sejarah baru tercatat di tubuh TNI Angkatan Laut. Untuk pertama kalinya, seorang prajurit Korps Wanita Angkatan Laut (Kowal), Lettu Laut (P/W) Michelle Anggreani, resmi menyandang status Captain Pilot helikopter taktis AS 565 MBe Panther.
Penetapan ini diberikan usai Lettu Michelle lulus seluruh tahapan pelatihan dan uji terbang yang digelar di Wing Udara 2 Pusat Penerbangan TNI AL (Puspenerbal) Juanda, Rabu (30/7/2025). Dalam uji terbang terakhir atau Captaincy Check Flight, ia didampingi langsung oleh Wakil Komandan Wing Udara 2, Letkol Laut (P) Candra Budiharjo.
Pelatihan yang dijalaninya mencakup uji teknis, manuver operasional, hingga simulasi misi darurat—seluruhnya diselesaikan dengan hasil memuaskan. Penilaian dilakukan secara menyeluruh, bukan hanya pada kemampuan terbang, tetapi juga aspek kepemimpinan dan pengambilan keputusan di medan tugas.
Komandan Wing Udara 2, Kolonel Laut (P) Adam Firmansyah, menegaskan bahwa penunjukan ini bukan sekadar simbolis.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa prajurit wanita memiliki kapasitas yang setara dalam menjalankan tugas operasional udara. Ini menjadi inspirasi besar bagi seluruh Kowal,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Komandan Skuadron Udara 100, Mayor Laut (P) Kuswoyo. Menurutnya, Lettu Michelle telah membuktikan dedikasi dan profesionalisme tinggi selama pendidikan dan bertugas sebagai pilot.
“Ia layak menyandang posisi Captain Pilot, tidak hanya karena kemampuan teknis, tapi juga karena kepemimpinannya,” kata Kuswoyo.
Helikopter AS 565 MBe Panther yang kini dikomandoi Lettu Michelle merupakan salah satu alat utama sistem persenjataan (alutsista) andalan TNI AL. Digunakan dalam berbagai misi strategis, mulai dari patroli maritim, operasi anti-kapal selam, evakuasi medis, hingga operasi gabungan, heli ini hanya diawaki oleh pilot-pilot terbaik.
Dengan teknologi canggih dan tingkat risiko tinggi dalam pengoperasiannya, pencapaian Lettu Michelle menjadi tonggak penting bagi kehadiran perempuan dalam dunia penerbangan militer TNI AL.
“Ini bukan hanya pencapaian pribadi, tetapi juga membuka jalan bagi semakin banyak Kowal yang ingin berkiprah di dunia penerbangan,” ujar Mayor Kuswoyo.
Penunjukan ini menjadi langkah bersejarah bagi TNI AL sekaligus pesan kuat bahwa kapasitas dan profesionalisme tak lagi ditentukan oleh gender. Lettu Michelle telah mengukir prestasi, membanggakan satuan, dan menjadi teladan bagi generasi Kowal berikutnya. (FRI)
