Korban Selamat Insiden KMP Tunu Bertambah Jadi 30 Orang, Basarnas Klarifikasi Data

oleh -754 Dilihat
oleh

KILASJATIM.COM, Banyuwangi – Data korban insiden tenggelamnya kapal KMP Tunu Pratama Jaya di Selat Bali kembali diperbarui. Jumlah korban selamat kini bertambah dari 29 menjadi 30 orang setelah Basarnas menemukan adanya kekeliruan pencatatan akibat kesamaan nama.

Deputi Operasi SAR dan Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda TNI Ribut Eko Suyatno, menjelaskan bahwa awalnya petugas mengira dua nama korban merujuk pada satu orang yang sama. Ternyata, mereka adalah dua individu berbeda.

“Ada nama M Tri Wahyudi dan Wahyudi. Karena kemiripan, awalnya diasumsikan sebagai orang yang sama. Tapi setelah dilakukan penelusuran, ternyata berbeda,” kata Eko saat dikonfirmasi, Sabtu (5/7/2025).

Tri Wahyudi diketahui berasal dari Banyuwangi, sedangkan Wahyudi—yang juga dikenal dengan nama panggilan Sinyo—berasal dari Gilimanuk, Bali.

Wahyudi langsung dijemput keluarganya usai berhasil menyelamatkan diri, tanpa sempat melapor ke petugas, sehingga datanya tidak tercatat dengan benar.

“Petugas kemudian mendatangi rumah korban dan memastikan bahwa keduanya benar-benar dua orang berbeda,” tegas Eko.

Dengan koreksi ini, dari total 65 penumpang yang tercatat dalam manifes kapal, sebanyak 36 orang telah ditemukan. Rinciannya: 30 orang selamat, 6 orang meninggal dunia, dan 29 lainnya masih dalam pencarian. (cit)

Baca Juga :  Enam Jenazah Tenggelamnya KMP Tunu Pratama Diserahkan ke Keluarga