904.496 Orang Diprediksi Menyeberang ke Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk di Libur Nataru 2023/2024

oleh -1485 Dilihat

Dermaga Bulusan Disiapkan untuk Kendaraan Truk yang akan Menyeberang ke Gilimanuk

KILASJATIM.COM, Surabaya – Libur Natal dan tahun Baru 2024 (Nataru 2023/2024) akan segera tiba. Pelabuhan Ketapang Banyuwangi dan Gilimanuk Bali diprediksi akan mengalami lonjakan menyambut libur panjang tersebut.

Sebab, berdasarkan data Ditjen Perhubungan Darat Kemenhub, diprediksi puncak arus mudik dan balik akan terjadi dua kali.

Puncak arus mudik I akan terjadi pada 22-23 Desember 2023, lalu prediksi Puncak Arus Balik I akan terjadi pada 26-27 Desember 2023. Sedangkan prediksi Puncak Arus Mudik II akan terjadi pada 29-30 Desember 2023 dan Prediksi Puncak Arus Balik II akan terjadi pada 1-2 Januari 2024.

Pihak ASDP sebagai pengelola penyeberangan memprediksi pergerakan orang melalui pelabuhan penyeberangan pada Nataru 2023/2024 sebanyak 904.496 orang yang melakukan perjalanan, sebanyak 52.755 unit kendaraan roda dua, sebanyak 98.267 unit kendaraan roda empat, sebanyak 12.157 unit bus, dan sebanyak 55.569 unit truk.

Angka tersebut didasarkan pada kalkulasi jumlah yang melintas pada liburan lebaran 2023 lalu dan diproyeksikan terjadi kenaikan sebesar 5% dari angka tersebut.

Sementara dari catatan Menhub, berdasarkan data angkutan Natal Tahun 2022 dan Tahun Baru 2023 lalu mencatat sekitar 44,17 juta orang melakukan mobilisasi.

“Tahun ini, mobilisasi masyarakat pada saat Nataru diprediksi akan meningkat dibanding tahun lalu,” lanjut Menhub dalam keterangan persnya beberapa hari lalu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, seperti yang diungkapkan Dirjen Hendro telah bersiap mengantisipasi terjadinya lonjakan penumpang dan antrean kendaraan dengan menyiapkan kantong parkir, buffer zone untuk kendaraan penumpang, truk dan terminal kargo. Selain itu juga direncanakan pembatasan operasional kendaraan angkutan barang saat periode libur nanti.

Baca Juga :  Muslimat NU dan Pemprov Jatim Gelar Operasi Beras Murah

Dirjen Hendro juga memberikan solusi alternatif, yakni kendaraan truk yang akan menyeberang ke Gilimanuk juga disiapkan Dermaga Bulusan yang rencananya khusus untuk Long Distance Ferry (LDF).

Kesiapan sarana dan prasarana Lintas Ketapang-Gilimanuk juga telah disiagakan, yang meliputi 49 unit kapal siap operasi dan 7 pasang dermaga meliputi : Pelabuhan Ketapang : 3 MB, 1 Ponton dan 3 Plengsengan, Pelabuhan Gilimanuk : 3 MB, 1 Ponton dan 3 Plengsengan.

Pelabuhan Penyeberangan, Titik Krusial

Terhadap upaya peningkatan layanan masyarakat di pelabuhan penyeberangan yang sering menjadi masalah penumpukan penumpang, Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Ira Puspadewi berjanji akan meningkatkan dan mempercepat proses layanan ticketing.

“Kami sedang proses bekerja sama dengan salah satu platform untuk pembelian tiket sehingga ke depan kemungkinan tiket bisa dipesan tidak hanya melalui Ferizy. Sistem pemesanan tiket yang akan dikembangkan nantinya bakal ditetapkan berdasarkan radius jarak,” ujarnya.

Menurut Ira, system ticketing yang akan diterapkan pada layanan penyeberangan liburan Nataru tahun ini memastikan trafik penumpang dan kendaraan dapat terdistribusi dengan baik sehingga mampu meminimalisir antrian di pelabuhan baik selama arus berangkat dan balik pada layanan Nataru ini. (sat)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

No More Posts Available.

No more pages to load.