Khofifah Gelar Pasar Murah ke-220 di Lamongan, Beras Dijual Mulai Rp11.000 per Kg

oleh -21 Dilihat

KILASJATIM.COM, Lamongan – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menggelar Pasar Murah ke-220 tahun 2026 di Alun-Alun Desa Drajat, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan.

Kegiatan tersebut disambut antusias masyarakat yang memanfaatkan kesempatan untuk membeli berbagai kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan harga di pasaran.

Dalam kegiatan itu, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp11.000 per kilogram. Sementara itu, beras premium dibanderol Rp14.000 per kilogram, gula pasir Rp14.000 per kilogram, dan minyak goreng Rp13.000 per liter.

Sejumlah komoditas lainnya juga tersedia dengan harga terjangkau. Cabai merah besar dan cabai rawit merah masing-masing dijual Rp5.000 per paket berisi 200 gram atau setara Rp25.000 per kilogram.

Adapun telur ayam ras dijual Rp20.000 per kemasan, bawang merah dan bawang putih masing-masing Rp6.000 per 250 gram, tepung terigu Rp10.000 per kilogram, serta daging ayam ras Rp32.000 per kemasan.

Khofifah mengatakan, Pasar Murah memiliki empat fungsi utama, yakni menjaga stabilitas harga bahan pokok, mempertahankan daya beli masyarakat, mendekatkan akses terhadap kebutuhan pokok, serta memberikan ruang bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk berkembang.

Menurut dia, penyediaan bahan pangan dengan harga lebih terjangkau menjadi salah satu bentuk intervensi pemerintah dalam menghadapi kenaikan harga komoditas sekaligus mengendalikan inflasi daerah.

“Tujuan pertama dan utama dari Pasar Murah ini adalah untuk melakukan stabilisasi harga berbagai komoditas bahan pokok yang saat ini mulai merangkak naik di pasaran,” ujar Khofifah akhir pekan lalu.

Dia menjelaskan, fungsi menjaga daya beli menjadi penting agar masyarakat tetap mampu memenuhi kebutuhan sehari-hari di tengah perubahan harga.

Selain itu, penyelenggaraan pasar murah di berbagai daerah juga bertujuan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Dengan demikian, warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.

Baca Juga :  Haji 2025 Berjalan Baik, Presiden Prabowo Apresiasi Kerja Keras Petugas

Pasar Murah juga melibatkan UMKM dan pelaku usaha lokal agar dapat memasarkan produknya sekaligus menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Melalui Pasar Murah, kita tidak hanya menghadirkan bahan pokok dengan harga terjangkau, tetapi juga memberikan ruang bagi pelaku UMKM dan usaha lokal untuk tumbuh,” katanya.

Di sela kegiatan, Khofifah menyapa warga dan meninjau sejumlah stan penjualan. Dia juga menyerahkan bantuan beras dan telur secara gratis kepada sejumlah warga lanjut usia (lansia) dan anak-anak.

Bagikan doorprize untuk warga

Kegiatan tersebut turut diramaikan dengan pembagian 10 hadiah atau doorprize dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur.

Salah satu warga yang mendapatkan hadiah adalah Eri, warga Kecamatan Paciran. Dia mengaku tidak menyangka memperoleh hadiah berupa kompor saat datang bersama istrinya untuk berbelanja.

Menurut Eri, Pasar Murah sangat membantu masyarakat karena harga sejumlah kebutuhan pokok yang ditawarkan lebih terjangkau dibandingkan harga di pasar.

Dia berharap Pemerintah Provinsi Jawa Timur dapat lebih sering menggelar kegiatan serupa sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya.

Khofifah berharap, penyelenggaraan Pasar Murah secara berkelanjutan dapat membantu masyarakat, terutama kelompok rentan, dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus menjaga stabilitas harga di daerah. (Fri)