QThink X Hubungkan 50 Petani Kopi ke Pasar Global

oleh -301 Dilihat
Oleh
J Totok Sumarno

KILASJATIM.COM, Surabaya – Aryasetya Kanaka Dumadi, wisudawan International Business Management–International Class Universitas Ciputra Surabaya, mengembangkan QThink X, platform yang menghubungkan 50 petani kopi lokal dengan pembeli internasional.
Dalam setahun, platform tersebut telah menjangkau dua pembeli internasional dengan delapan transaksi, yakni tujuh kali pengiriman ke Italia dan satu kali ke Uni Emirat Arab.

QThink X dikembangkan untuk membantu petani mengakses pasar global sekaligus memberikan kepastian kepada pembeli mengenai asal-usul, mutu, dan ketersediaan kopi. “Inovasi QThink X lahir dari kebutuhan nyata di lapangan. Petani punya hasil panen berkualitas tetapi minim akses pasar global, sementara pembeli luar negeri butuh kepastian data ketertelusuran produk. Platform ini memangkas kesenjangan tersebut,” terang Aryasetya.

Selain QThink X, Aryasetya juga merintis Kazakopi, usaha roastery untuk pasar lokal, serta Essuco, produk body scrub berbahan ampas kopi yang mengolah limbah menjadi produk bernilai ekonomi.
Pengembangan bisnis tersebut didukung pembelajaran berbasis proyek, materi ekspor-impor, serta pengalaman magang di perusahaan asuransi ekspor. Bahkan, QThink X menjadi topik skripsinya dengan fokus pada faktor yang memengaruhi niat petani kopi skala kecil mengadopsi platform ketertelusuran.

Rektor Universitas Ciputra Surabaya, Prof. Dr. Wirawan E.D. Radianto, M.ScA, CA., Ak, mengatakan lulusan perguruan tinggi perlu memiliki jiwa kewirausahaan untuk menciptakan nilai dan menjawab kebutuhan masyarakat. “Baik sebagai profesional maupun entrepreneur, semangat entrepreneurship harus menjadi bekal untuk terus menciptakan nilai, menangkap peluang, dan menghadirkan dampak nyata bagi lingkungan sekitarnya,” kata Wirawan.

Semangat kewirausahaan tersebut menjadi bagian dari tema wisuda Universitas Ciputra 2026, “Innovating Humanity Through Entrepreneurial Leadership”. Kampus tersebut juga melaporkan 90 persen lulusannya telah bekerja atau menjalankan bisnis sebelum wisuda, baik sebagai profesional, pengusaha, maupun penerus bisnis keluarga.(tok)

Baca Juga :  Jember Siap Guncang Dunia Lewat International Jember Marching Carnival 2025