KILASJATIM.COM, Surabaya – Kepemilikan bisnis seluruh Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Shell di Indonesia resmi beralih ke SEFAS Group. Meski berganti pemilik, jaringan SPBU tersebut tetap menggunakan merek Shell dan menjual produk BBM olahan Shell.
Shell Indonesia mengumumkan proses pengalihan kepemilikan bisnis SPBU itu telah selesai. Selanjutnya, operasional jaringan SPBU Shell akan dijalankan melalui PT Isla Energy Indonesia, perusahaan yang kini dimiliki SEFAS Group.
“Bisnis tersebut akan beroperasi melalui PT Isla Energy Indonesia yang saat ini dimiliki oleh SEFAS Group,” tulis manajemen Shell dalam keterangan resmi di laman perusahaan, Jumat (30/10/2026).
Pengalihan ini mencakup kegiatan pasokan dan distribusi BBM, terminal BBM di Gresik, serta sekitar 200 SPBU Shell di Indonesia. Dari jumlah tersebut, lebih dari 160 SPBU merupakan milik perusahaan.
Meski kepemilikannya berubah, pelanggan tetap akan menjumpai merek Shell di jaringan SPBU tersebut. Hal itu dimungkinkan melalui perjanjian lisensi merek yang membuat PT Isla Energy Indonesia tetap menggunakan nama Shell sekaligus menyediakan produk BBM olahan Shell.
Pengalihan bisnis SPBU ini tidak mencakup usaha pelumas Shell di Indonesia. Bisnis pelumas tetap berada di luar transaksi tersebut.
Sebelumnya, SEFAS Group mengumumkan rencana mengakuisisi 100% bisnis SPBU Shell di Indonesia pada 19 Agustus 2026. Saat itu, proses akuisisi masih menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan sejumlah persyaratan.
CEO SEFAS Group Ricky Roesli menyebut akuisisi tersebut menjadi langkah perusahaan untuk mengembangkan bisnis ritel energi di Indonesia. Selama ini, SEFAS dikenal sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia.
“Prioritas utama SEFAS adalah memastikan proses transisi berjalan lancar dengan tetap menjaga kegiatan operasional yang aman dan andal,” kata Ricky dalam keterangan resminya, Rabu (19/8/2026).
Dengan rampungnya transaksi, pengelolaan jaringan SPBU Shell kini berada di tangan SEFAS Group. Namun, bagi konsumen, nama Shell masih akan tetap terlihat di setiap SPBU yang masuk dalam jaringan tersebut. (cit)
