Persebaya Diminta Waspadai Persijap, Tavares Soroti Ancaman Serangan Balik

oleh -25 Dilihat
Oleh
Redaksi
Reporter
Foto: persebaya.id

KILASJATIM.COM, Surabaya – Persebaya Surabaya tak mau meremehkan Persijap Jepara meski lawannya kini berada di dasar klasemen BRI Super League 2026/2027. Pelatih Bernardo Tavares justru mewaspadai strategi bertahan rapat dan serangan balik yang berpotensi diterapkan tim tamu.

Persebaya akan menjamu Persijap pada pekan kedelapan di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Jumat (30/10/2026) pukul 19.00 WIB.

Tavares memprediksi Persijap akan bermain dengan blok pertahanan rendah atau low block. Strategi itu bisa membuat Persebaya kesulitan membongkar pertahanan, sekaligus membuka peluang bagi tim tamu melancarkan serangan balik.

“Mereka kemungkinan menerapkan pertahanan low block, mencoba membuat pemain kami frustrasi atau gugup, lalu mengandalkan serangan balik dan transisi permainan,” ujar Tavares dikutip dari laman ileague, Jumat (30/10/2026).

Pelatih asal Portugal itu meminta pemainnya tetap sabar dan disiplin. Persebaya juga harus berhati-hati ketika terlalu banyak pemain maju membantu serangan karena ruang kosong di lini belakang bisa dimanfaatkan Persijap.

Tavares tidak hanya melihat posisi Persijap di klasemen. Dia juga mencermati hasil pertandingan Laskar Kalinyamat saat menghadapi sejumlah tim papan atas.

Borneo FC, misalnya, hanya menang 1-0 atas Persijap. Persib Bandung menang 2-1, sedangkan Dewa United harus menunggu hingga menit ke-79 untuk mencetak gol pertama sebelum memastikan kemenangan 2-0 pada masa tambahan waktu.

Catatan itu menjadi peringatan bagi Persebaya bahwa menghadapi Persijap bukan perkara mudah.

“Kami harus rendah hati, mempersiapkan diri sebaik mungkin, dan siap menghadapi semua situasi selama pertandingan,” tegas Tavares.

Di kubu lawan, Persijap juga datang dengan motivasi memperbaiki posisi. Tim asuhan Juan Cortes itu baru mengamankan poin perdana setelah bermain imbang 1-1 melawan Java United FC pada pekan sebelumnya. Sebelumnya, mereka menelan enam kekalahan beruntun.

Baca Juga :  Nasabah Tak Perlu Kawatir ,  Ramadan dan Idul Fitri 1440 H, Bank Mandiri Siapkan Rp 3.94 Triliun untuk Jawa Timur

Hasil tersebut belum mengangkat Persijap dari posisi ke-18 klasemen. Sementara Persebaya berada di peringkat ketujuh dengan koleksi 12 poin, hasil tiga kemenangan, tiga imbang, dan satu kekalahan.

Cortes mengakui laga di kandang Persebaya akan menjadi tantangan berat. Namun, Persijap membutuhkan tambahan poin untuk keluar dari zona bawah klasemen.

“Kami tahu pertandingan nanti sulit. Namun, saat ini kami sangat membutuhkan poin untuk memperbaiki posisi di klasemen. Kami respek dengan kekuatan Persebaya,” kata Cortes.

Dia meminta anak asuhnya bertahan lebih rapat, menjaga penguasaan bola, dan memaksimalkan setiap peluang. Persijap juga harus memperbaiki pertahanan agar tidak kembali kebobolan seperti dalam pertandingan sebelumnya.

“Kami harus bertahan dengan rapat, lebih menguasai bola, dan memanfaatkan peluang sebaik mungkin. Terpenting, kami tidak boleh kebobolan seperti laga-laga sebelumnya,” ujarnya.

Persijap dipastikan tidak tampil dengan kekuatan penuh. Empat pemain masih menjalani pemulihan cedera, yakni Jose Luis atau Tiri, Rakhmatso Rakhmatzoda, Tegar Infanterie, dan Raihan Apriansyah.

Dengan kondisi tersebut, Persijap tetap berupaya mencuri poin di GBT. Persebaya pun dituntut menjaga kesabaran dan konsentrasi agar tidak terpeleset saat menghadapi penghuni dasar klasemen. (cit)